Jakarta, Beritasatu.com – Kasat Reskrim Polres Metro Kota Bekasi AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, pihaknya masih mendalami penyebab terjadinya kejahatan dan kekerasan seksual terkait tewasnya remaja putri yang ditemukan jenazahnya di sebuah rumah susun. tas. Oleh pelaku berhuruf D (61 tahun).
Read More : Polisi Cek TKP Kasus Mahasiswa Gelar Doa Rosario di Tangsel Alami Kekerasan
Motif penyerangan seksual serta motif pembunuhan sedang didalami Ikatan Psikologi Indonesia.Terus berlanjut, mohon bersabar, kata AKBP Muhammad Firdaus kepada grup media Polres Metro Bekasi, Senin (11/10/2021). 3/6/2024).
Firdovs mengatakan modus pelaku adalah dengan sengaja dan sadar menyerangnya dengan menyentuh payudaranya dan mencoba menembus alat kelaminnya.
Belakangan, dari hasil otopsi, Firdovs menjelaskan, korban mengalami robekan selaput dara di sisi kiri, kemudian robek total di sisi kanan. Hasil otopsi menunjukkan itu adalah luka baru.
Pelaku membunuh korban dengan cara mencekiknya menggunakan bantal dan mencekiknya dengan tangan kanan saat ia tidur.
Read More : Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 1 Jakarta Berangkatkan 146.700 Penumpang
Sebelumnya, orang tua korban melaporkan hilangnya korban pada Jumat (31/5/2024). Proses penggeledahan pun dilakukan hingga jenazah korban ditemukan di sumur pompa air belakang rumah dengan kedalaman 2 meter di rumah pelaku kejadian.