Cirebon, Beritasatu.com – Bareskrim Polda Jawa Barat melakukan rekonstruksi awal kasus pembunuhan Wina dan Eki di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (29 Mei 2024). Namun kuasa hukum Pegi Setiawan mengaku tidak menerima informasi tersebut dan memprotes proses sebelum reorganisasi.
Read More : Ini Sosok Thomas Matthew Crooks, Penembak Donald Trump yang Tewas Sebelum Sempat Mencoblos pada Pilpres AS
Pantauan Beritasatu.com, renovasi dimulai pada ruko yang terletak di Jalan Perjuangan, Sirebon, Jawa Barat.
Usai pembukaan, rencana rekonstruksi akan dilakukan di Taman Gang Bhakti 1 depan SMPN 11 Cirebon. Kemudian ambil Jembatan Tarn atau jalan layang.
Namun banyak pengacara Peggy Setiawan yang menentang proses prarekonstruksi. Para pengacara tidak diberitahu tentang rekonstruksi tersebut.
Tony RM, salah satu kuasa hukum Peggy Setiawan, Rabu (29 Mei 2024) mengatakan, “Saat rekonstruksi sedang berjalan, apalagi yang diduga pelakunya adalah klien kami. Kami kuasa hukum perlu mendapat informasi,” ujarnya. . com.
Sementara itu, Hotman Paris, pengacara kondang yang mewakili keluarga korban Vina Devi Alusita di Jakarta, terlalu nekat dengan daftar pencarian orang (DPO) yang ditetapkan polisi terkait pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon. pada tahun 2016.
Hotman mempertanyakan proses penyidikan yang dilakukan Polda Jabar. Dia kemudian membeberkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tanpa alasan apa pun.
Read More : Intip 6 Alasan Kenapa Kepala Daerah Harus Mengikuti Retret setelah Pelantikan
Soal tuduhan hipotetis DPO, peran ketiga pelaku di sini sudah jelas, mereka punya jenis sepeda motor yang berbeda-beda, dan cara memperkosanya juga berbeda-beda, kata Hotman, Rabu (29 Mei 2024) di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Jakarta Utara. .
Ia mengatakan, keluarga Veena juga kesal dengan keputusan polisi yang terburu-buru menghapus nama kedua pria tersebut dari DPO dan melabeli Pegi sebagai pelaku pembunuhan.
“Sebagai terpidana penjahat, keluarga Peggy telah meminta polisi untuk mengambil waktu mereka. Ini terlalu mendesak dan prematur. Masih masuk akal jika mereka mengatakan tidak ada penangkapan yang dilakukan.” Pria seksi. |