Jakarta, Beritasatu.com – Palang Merah Indonesia (PMI) terus memberikan bantuan kepada korban konflik Israel dan Hamas dengan mengirimkan 500 tenda ke Jalur Gaza, Palestina.

Read More : Aktivitas Gunung Merapi Meningkat: 56 Guguran Lava Terpantau, Warga Diminta Waspada

โ€œPMI bekerja sama dengan Bulan Sabit Merah Mesir terus melakukan pembelian berbagai barang bantuan, antara lain makanan, tenda keluarga, pakaian, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, dan perbekalan kesehatan,โ€ kata Sekretaris Jenderal PMI Abdurrahman Muhammad Fachir dalam keterangannya (/5/2024). .

Dia mengatakan banyak pengungsi terpaksa tidur di jalanan dan ruang terbuka. Yang lainnya tidur di bawah reruntuhan bangunan yang hancur. Situasi ini tidak aman dan membahayakan keselamatan para pengungsi, ujarnya.

Ia mengatakan, PMI berupaya memastikan bantuan kebutuhan dasar pengungsi seperti bahan pangan dan tenda keluarga dapat segera digunakan untuk pengungsi.

Sementara itu, Kepala Kantor Perdana Menteri Arifin Muh Hadi yang saat ini bertugas di Kairo Mesir mengatakan, mulai Februari 2024 PMI telah melakukan proses pembelian tenda. Dari 1.000 tenda keluarga yang dipesan dari pengecer lokal ini, kini 500 sudah tersedia. Sisanya 500 unit sedang dalam proses pembelian. Insya Allah minggu ini kami akan mendorong 500 tenda keluarga ke Gaza, ujarnya.

Read More : Tutup Tahun 2024, Pupuk Kaltim Capai Target Produksi Pupuk Lebih dari 100%

Direktur Operasi Kesehatan dan Pelayanan Medis Bulan Sabit Merah Mesir Ahmad Meligi membenarkan kebutuhan tenda keluarga sangat mendesak. โ€œDibutuhkan lebih dari 310.000 tenda keluarga untuk menyediakan tempat penampungan darurat bagi 1,4 juta pengungsi,โ€ jelas Ahmad Meligi.

Saat ini gerbang Rafah masih ditutup dan dikuasai Israel. Namun, tidak ada jalan lain selain memindahkan seluruh tenda dan perbekalan bantuan ke gerbang Gaza. Jika izin diberikan, tenda dan bahan bantuan bisa sampai ke pengungsi.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *