New York, “Beritasatu.com”.- Perdana Menteri Palestina Mohammad Mustafa mengumumkan bahwa Dewan Keamanan PBB mengambil kebijakan yang salah terhadap Israel.
Read More : Tak Ingin Capres Terlalu Banyak, DPR Pelajari Plus Minus Presidential Threshold Nol Persen
Mustafa mengatakan Dewan Keamanan PBB bersalah atas standar ganda mereka sendiri. Menurutnya itu tidak manusiawi. ย
Hal itu diungkapkan Mustafa saat berpidato di Dewan Keamanan PBB, Jumat (27/9/2024) waktu setempat. Ia menyatakan, serangan Israel ke Gaza yang merupakan genosida telah berlangsung selama lebih dari setahun.
Ia mencontohkan, standar ganda yang ditetapkan Dewan Keamanan PBB selama lebih dari setahun telah menyebabkan banyak kematian manusia oleh berbagai kalangan.
Menurut dia, korbannya adalah anak-anak, perempuan, lansia, dokter dan tenaga medis, jurnalis, guru, dan pekerja kemanusiaan.
Tanpa perlindungan apa pun, tanpa bantuan apa pun (dibunuh), seolah-olah bukan manusia, kata Mustafa, dilansir Antara.
Read More : Pelaku Pembunuhan Sandy Permana Licin
Dia mengatakan dia pergi ke markas besar PBB untuk mendorong anggota organisasi dunia menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina.
“Kami melihat pembantaian yang dilakukan Israel belum berakhir. Sementara Dewan Keamanan PBB belum menghentikan agresi Israel. Belum menunjukkan sikap untuk memberikan tekanan kepada Israel agar segera menghentikan perang,” kata Mustafa.
โIsrael telah menghancurkan Gaza. Mereka menyerang warga Palestina yang tidak bersenjata. Mereka telah melanggar kedaulatan Lebanon,โ katanya.