Beirut, Beritasatu.com – Pemerintah Lebanon siap menerapkan sepenuhnya resolusi PBB yang bertujuan melucuti senjata pasukan Hizbullah di selatan Sungai Litani sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Israel. Hal ini disampaikan Perdana Menteri Sementara Lebanon Najib Mikati pada Senin (30 September 2024).

Read More : Pramono Dukung Langkah Presiden Prabowo Berantas Judi Online

Mikati mengatakan Lebanon siap menerapkan sepenuhnya Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dan mengerahkan pasukan di selatan sungai, sekitar 30 kilometer dari perbatasan selatan Lebanon.

Mikati juga mengatakan dirinya dan Ketua DPR Nabih Berri sepakat bahwa pemilihan presiden baru untuk mengakhiri kekosongan posisi puncak selama hampir dua tahun hanya akan dilakukan setelah gencatan senjata.

Pasukan Israel telah melakukan beberapa serangan terhadap Hizbullah, menewaskan beberapa komandan. Prospek bahwa Israel akan mengirim pasukan darat dan tank melintasi perbatasan sebagai langkah selanjutnya membuat banyak warga Lebanon khawatir.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan lebih dari 1.000 warganya telah tewas dan 6.000 lainnya terluka dalam dua minggu terakhir, tanpa menyebutkan berapa banyak dari mereka adalah warga sipil. Selain itu, satu juta orang, atau seperlima penduduk Lebanon, telah meninggalkan rumah mereka.

“Kami di Lebanon siap menerapkan 1701, dan setelah gencatan senjata diterapkan, Lebanon siap mengirim tentara Lebanon ke wilayah selatan Sungai Litani dan menjalankan misinya dengan koordinasi penuh dengan pasukan penjaga perdamaian PBB.” kata Mikati.

Read More : Dibuat 51.200 Tahun Lalu, Temuan Lukisan di Gua Sulawesi Jadi Salah Karya Seni Manusia Tertua di Dunia

Dia mengatakan parlemen kemudian akan bertemu untuk memilih presiden dengan suara bulat.

Dewan Keamanan PBB pada tahun 1701 mengakhiri perang berbulan-bulan antara Hizbullah dan Israel pada tahun 2006. Resolusi tersebut menyerukan penarikan total Israel dari Lebanon selatan dan tentara Lebanon serta pasukan penjaga perdamaian PBB menjadi satu-satunya kekuatan di selatan Sungai Litani.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *