Jakarta, Beritasatu.com – Perdana Menteri Cina (PM) dijadwalkan untuk menghadiri makan malam dengan Presiden Prabu Sobian, Sabtu (05/24/2025) pada pukul 19:00 WIB di Shangri Hotel – Jakarta.
Read More : 5 Berita Terpopuler: IHSG Sepekan Terkoreksi 1,05 Persen hingga 97 WNI Terdampak Kebakaran Los Angeles
Acara ini juga berpartisipasi dalam 160 pengusaha dari Indonesia dan Cina sebagai bagian dari meningkatkan kerja sama ekonomi bilateral.
Informasi ini ditransfer langsung oleh Menteri Investasi, Rosan Berkasa Rozlani, di Pangkalan Angkatan Udara Halim Berdanakosoma, Jakarta.
Rosan menjelaskan, tentang total peserta, 60 pengusaha dari Cina datang dengan Lee Qiang. Sementara 100 orang lainnya adalah perwakilan bisnis dari negara itu.
“Ini adalah momen penting untuk meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara.
Rosan juga mengkonfirmasi bahwa China adalah investor asing terbesar kedua di Indonesia. Tidak hanya negara -negara bambu berinvestasi pada Jakarta, tetapi juga menyebar di berbagai bidang strategis di Indonesia.
Ketika terkait dengan Hong Kong, Cina mungkin merupakan kontributor terbesar untuk investasi asing (FDI) di Indonesia.
Read More : Sama-sama dari Portugal, Ronaldo Doakan Ruben Amorim Sukses di MU
“Kami menyambut kehadiran dan sekitarnya Perdana Menteri Tiongkok karena implementasi kerja sama telah mengikuti dengan sangat baik. Ini adalah momen untuk mendorong lebih banyak investasi,” katanya.
Selain pertemuan malam, Presiden Tiongkok Prabu dan Perdana Menteri Lee Qiang akan bertemu lagi pada hari Minggu (25/05/2025) pada pukul 10:00 WIB di Istana Presiden. Perdana Menteri Lee Qiang akan secara resmi disambut di Istana Merdica, diikuti dengan pertemuan antara daftar, dan akan berakhir dengan makan siang bersama.
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kemitraan strategis antara Indonesia dan Cina, terutama di sektor investasi, infrastruktur dan pertahanan.
Diharapkan bahwa kunjungan Perdana Menteri Tiongkok Lee Qiang akan pergi ke kerja sama kedua negara untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan.