Pekanbaru, Beritasatu.com – Tahapan pemungutan suara Pilkada 2024 di Provinsi Riau berakhir damai dan sejahtera. Proses pemungutan suara yang berlangsung pada Rabu (27/11/2024) berjalan lancar, aman, dan terkendali. 

Read More : Lisa Blackpink Spill Album Baru Saat Fan Meetup di Jakarta

Keberhasilan ini tidak lepas dari kontribusi kepolisian, TNI, dan pemangku kepentingan terkait yang berkomitmen memastikan Pesta Rakyat yang digelar lima tahun sekali ini dapat berjalan lancar. Sejak tahap awal, Polda Riau menerapkan program sistem pendingin untuk menyelenggarakan pilkada secara damai dan menguntungkan.

Kapolda Riau Irjen M Iqbal mengatakan, pendekatan yang dilakukan kepolisian cukup meyakinkan karena sudah diterapkan mulai dari tingkat polres hingga seluruh polres di wilayah hukum Polda Riau. 

“Inilah sebenarnya tujuan dari sistem pendingin, yaitu untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, menjalin silaturahmi dan mengajak mereka bekerjasama dalam mendukung pilkada damai,” kata Irjen M Iqbal, Kamis (28/11/2024). , “Mereka bekerja keras, mulai dari tingkat polres hingga satuan kerja (saker) di seluruh Polaris.”

Program sistem pendingin ini ditetapkan melalui pemilihan presiden dan legislatif yang dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Pada Pilkada 2024, program sistem pendingin dimulai dari tahap sosialisasi, pendaftaran calon kepala daerah, pengumuman pasangan calon daerah, pengambilan nomor urut, pembahasan umum dan pemungutan suara hingga penyortiran suara di TPS.

Guna mempertegas komitmen mendukung tujuan mulia tersebut, Polda Riau menggelar doa bersama yang dihadiri seluruh pasangan calon Pilkada 2024 di Riau pada Selasa malam (24/09/2024). Kemudian, sore harinya, seluruh calon mengikuti upacara pengumuman pilkada damai. 

Read More : Andrew Andika Posting Foto Mesra Bareng Cewek setelah Bercerai dari Tengku Dewi

“Ini bukti komitmen kami dalam meredakan situasi pilkada. Untuk itu, kami bersinergi dan mengupayakan komitmen seluruh pasangan calon untuk mendukung terselenggaranya Pilkada Serentak ini secara damai. Beda pilihan itu wajar, tapi yang terpenting persatuan dan kesatuan bangsa,” lanjut Irjen M Iqbal. 

Menjelang hari pemungutan suara, Komisi Pemilihan Umum (GEC) Riau dan GEC 12 kabupaten di kota tersebut telah mulai melaksanakan agenda debat umum pada tanggal 29 Oktober 2024, dengan debat umum terakhir pada tanggal 18 November. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *