JAKARTA, Beritasatu.com – Keluarga berharap petugas polisi yang menganiaya Afif Maulana (13 tahun) dihukum berat atas perbuatannya. Hukuman berat dirasa pantas karena perbuatan tersebut berujung pada kematian Afif.
Read More : Sebelum Dibunuh, Sandy Permana Ingin Syuting Sinetron Terbaru
Ibu Afif, Anggan, ingin anaknya mendapat keadilan dan pelakunya mendapat hukuman seberat-beratnya. Menurutnya, para pelaku sudah sepantasnya diberhentikan secara tidak hormat sebagai anggota Polri dan pantas mendapat hukuman mati.
Saya tanya siapa yang menyiksa Afif, orang-orang itu dipecat dan dijatuhi hukuman mati, kata Anggan, Senin (5/8/2024) di Gedung DPR, Senyan, Jakarta usai rapat dengan Komisi III Humas . .
Anggan berharap penyelidikan atas kematian anak tersebut bisa terus berlanjut hingga mencapai titik terang. Sebab, hingga saat ini Polda Sumbar masih bersikukuh Afif meninggal dunia karena melompat dari Jembatan Karanji, Kota Padang pada 9 Juni 2024.
Hasil penyelidikan sementara Polda Sumbar menyimpulkan Afif tewas karena melompat usai melarikan diri dari polisi yang berusaha menghentikan tawuran pagi itu.
Namun berdasarkan penelusuran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, korban diduga meninggal akibat penganiayaan petugas polisi yang sedang berpatroli.
Hal itu terlihat dari luka-luka yang dialami Afif. Anggota keluarga juga meyakini Afif meninggal akibat keganasan polisi.
Oleh karena itu, pihak keluarga dan kuasa hukum meminta agar jenazah Afif digali dan dilakukan visum untuk mengetahui penyebab kematiannya.
Ingan mengatakan, saya berharap kasus Afif segera terungkap.
Read More : Soal Mutu Beton, Pengelola Tol MBZ: Di Bawah Standar Pasti Akan Dibongkar
Apalagi, setelah sebulan lebih, Polda Sumbar kini mengeluarkan surat untuk menggali jenazah Afif.
Dirreskrimum Polda Sumbar Kombes Pol Andry Kurniawan mengatakan, perintah penggalian makam telah disampaikan kepada Masyarakat Forensik Indonesia untuk ditindaklanjuti.
Direktur LBH Padang Indira Suryani mengatakan, pihaknya akan membantu Afif dan keluarganya mengatur proses evakuasi.
Pihaknya pun mendesak agar jenazah Afif digali secepatnya agar jenazah Afif bisa diperiksa kembali dengan baik.
“Pihak keluarga sedang dalam proses evakuasi dan kami akan berpartisipasi penuh dalam proses itu,” ujarnya.