Chengdu, Beritasatu.com – Alwi Farhan tampil sebagai debutan yang meyakinkan, pebulu tangkis yang terpilih sebagai tunggal ketiga tahun 2024. Penyisihan grup Piala Thomas, mendapat penghargaan. Selain Alwi, ganda putri Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari juga mendapat pujian.

Read More : Berjaya di K-1, Masaaki Noiri Gabung One Championship

Alwi Farhan langsung diberi kepercayaan untuk melakoni debut bersama tim Indonesia pada 2024 di kompetisi Thomas Cup dan Uber Cup. Alwi yang pada 12 Mei akan berusia 19 tahun, memainkan tunggal ketiga saat Indonesia mengalahkan Inggris. dengan skor 5-0 pada Sabtu (27/04/2024).

Pada laga kelima di Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Alwi Farhan menyudahi laga melawan Cholan Kayan 21-15, 21-12.

Manajer tim Ricky Soebagdja yang juga menjabat Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI memuji kekuatan mental pemain debutan Alwi Farhan.

“Saya rasa penampilan Alwi kemarin cukup bagus. Saya lihat kemampuannya mengatasi kegugupan dan kegugupan di lapangan dalam permainan tim seperti itu,” ujarnya.

Menurut peraih medali emas Olimpiade 1996 bersama Rexy Mainaky, Alwi Farhan menguasai pertandingan dengan sangat nyaman meski masih banyak kekurangan yang patut diapresiasi.

Namun di usianya yang begitu muda, sungguh luar biasa dia mampu memanfaatkan peluang yang diberikan kepadanya. “Ini merupakan langkah awal yang baik untuk membangun kepercayaan diri di masa depan,” kata Ricky.

Read More : Aquabike Jetski World Championship 2024 Bantu Dongkrak Pariwisata Indonesia

Selain Alwi, Ricky juga menyoroti penampilan Rachel Allesya Rose/Meilysa Trias Puspitasari di ganda putri saat mengalahkan pasangan peringkat 45 Hong Kong Lui Lok Lok/Ng Wing Yung.

Rachel dan Trias, keduanya kelahiran 2004 dan menempati peringkat 34 dunia, memenangi rubber match 21-16, 20-22, 21-18, sekaligus menyumbangkan poin keempat dalam kemenangan 5-0 Uber Indonesia.

“Saya salut dengan penampilan Rachel/Trias di laga kemarin. Mereka luar biasa mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk memenangkan pertandingan. Tidak mudah bagi pemain muda untuk tampil di ajang beregu seperti itu. Tapi mereka berhasil keluar dari tekanan. Meski begitu masih ada catatan–“Ingat, staf kepelatihan ada penilaian langsung,” kata Ricky.

Tim Uber Cup Indonesia tahun ini sebagian besar diisi oleh pemain muda. Selain Rachel/Trias, PBSI juga melepas Komang Ayu Cahya Dewi (lahir 2002), Ester Nurumi Tri Wardoyo (lahir 2004), dan Ruzan (lahir 2005) untuk berkolaborasi dengan pemain senior seperti Gregoria Mariska Tunjung dan Apriyani Rahayu.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *