Yerusalem, Beritasatu.com – Militer Israel pada Jumat malam (10/11/2024) menyebutkan, sirene serangan udara dibunyikan di tengah-tengah Israel, termasuk kawasan pusat komersial Tel Aviv, setelah sebuah pesawat diserang.
Read More : Viral, Erick Thohir Tahan Air Mata Saat Indonesia Dibantai Australia
“Sirene diaktifkan di beberapa wilayah Israel tengah setelah pesawat musuh masuk. Upaya intersepsi telah dilakukan dan rinciannya sedang diselidiki. Ledakan tambahan mungkin terdengar, dari pencegat atau puing-puing yang berjatuhan,” kata militer Israel.
Sekitar 20 menit setelah sirene peringatan berbunyi, militer Israel mengatakan insiden telah selesai.
Sirene serangan udara berbunyi saat warga Israel merayakan hari raya Yom Kippur.
Pada Jumat malam, sirene serangan udara terdengar di puluhan wilayah di wilayah barat laut setelah puluhan peluru ditembakkan dari Lebanon.
Dari senja hari Jumat hingga fajar pada hari Sabtu (10/12/2024), pasar ditutup, penerbangan dan transportasi umum ditangguhkan karena sebagian besar orang Yahudi berpuasa dan berdoa pada Hari Pendamaian.
Read More : Tampil Buruk di Copa America, AS Depak Pelatih Gregg Berhalter
Karena statusnya sebagai hari paling suci dalam agama Yahudi, Yom Kippur secara tradisional dirayakan dengan keheningan total selama periode tersebut.
Namun media tetap bekerja, karena berjanji akan meliput peristiwa besar atau berita terkini, saat Israel berperang melawan Hizbullah di Lebanon dan melawan milisi Palestina Hamas di Gaza.