Jakarta, Beritasu.com – Jet medis, yang memimpin pasien anak, ibu dan empat ternak pada hari Jumat (31 Januari 2012), jatuh di area pemukiman Philadelphia. Kecelakaan ini menyebabkan ledakan besar yang membakar beberapa rumah di sekitarnya.

Read More : Tersangka Kasus Keracunan Massal di Kediri Sudah Jual Barang Kedaluwarsa Selama 6 Bulan

Laporan AP, pesawat Learjet 55 dijalankan oleh Ambulans Udara Jet Rescue, terjadi tak lama setelah mendapatkan momentum dari Bandara Philadelphia Northeast. Perusahaan operator mengatakan mereka tidak dapat mengkonfirmasi para penyintas. Semua penumpang mungkin terbunuh.

Menurut Ambulans Udara Jet Rescue, enam penumpang udara Meksiko datang. Pasien anak yang sebelumnya diangkut dirawat di Philadelphia karena keadaan yang mengancam jiwa dan terbang kembali ke Tianu, dengan rencana transit di Missouri.

“Awak pesawat ini sangat berpengalaman dan telah melakukan pelatihan ketat,” kata Jet Rescue Talesman untuk emas ini. “Pesawat selalu terawat dengan baik karena kami tahu bahwa misi kami sangat penting,” lanjutnya.

Kejadian ini terjadi sekitar 18,06 waktu setempat, hanya tiga mil dari bandara. Kamera bel pintu di sekitar situs mencerminkan situasi darurat yang terlihat tajam sebelum meledak dan menciptakan bola api besar di dekat pusat perbelanjaan Roosevelt Mall.

“Aku baru saja mendengar suara, lalu melihat api besar,” kata saksi mata Jim Quin.

Read More : Belasan Rumah Hanyut Disapu Banjir di Grobogan

Ini bukan pertama kalinya Jet Rescue Air Ambulance mengalami kecelakaan yang mematikan. Pada tahun 2023, lima kru mereka tewas di Inscantos di Morelos, Meksiko, karena pesawat melebihi trek dan menabrak lereng gunung.

Jet Rescue dikenal sebagai Layanan Ambulans Udara Global yang pernah menerbangkan legenda baseball David Ortiz ke Boston setelah ia ditembak di Republik Dominika pada tahun 2019 dan juga dirawat dengan pasien kritis selama Pandememi Covid-19. Sejauh ini, penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan penyebab pesawat jet medis jatuh dan meledak di Philadelphia. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *