Seoul, Beritasatu.com – Kecelakaan tragis terjadi pada Minggu (29/12/2024) di Bandara Internasional Mueang Korea Selatan, ketika sebuah pesawat Boeing 737-800 Jeju Air tergelincir dari landasan, meledak dan terbakar. Menurut petugas pemadam kebakaran setempat, sedikitnya 47 orang tewas dalam kejadian tersebut dan dua orang selamat.

Read More : Debat Pilpres AS Berlangsung Sengit, Kamala Harris Sindir Masalah Hukum Donald Trump

Jeju Air penerbangan 7C2216 sedang dalam perjalanan dari Bangkok menuju Muang, Thailand dengan 175 penumpang dan 6 awak di dalamnya. Peristiwa itu terjadi saat pesawat hendak mendarat sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Video menunjukkan pesawat bermesin ganda itu meluncur tanpa mendarat, lalu menabrak dinding di ujung landasan, menyebabkan ledakan besar dan kebakaran besar. Foto-foto dari lokasi kejadian menunjukkan asap tebal dan api.

Sejauh ini, 33 jenazah telah ditemukan dan jumlah korban tewas diperkirakan akan terus bertambah. Dua orang berhasil diselamatkan hidup-hidup, dan upaya penyelamatan terus dilakukan, terutama di bagian ekor pesawat yang menjadi pusat pencarian.

Sebagian besar penumpang di dalamnya adalah warga negara Korea Selatan dan dua di antaranya adalah warga negara Thailand.

Kementerian Transportasi Korea Selatan mengatakan pihaknya sedang mencari informasi lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan itu. Jeju Air juga mengatakan sedang menyelidiki insiden tersebut. Boeing dan Administrasi Penerbangan Federal AS belum memberikan komentar resmi hingga berita ini dimuat.

Read More : Kemudikan Fortuner, Pensiunan PNS di Pekanbaru Aniaya Sopir Truk dengan Senjata Tajam

Semua penerbangan domestik dan internasional di Bandara Muang telah dibatalkan untuk membantu upaya penyelamatan dan pencarian.

Setelah krisis politik dalam negeri, Presiden Korea Selatan yang baru diangkat Choi Sang-mok memerintahkan operasi penyelamatan besar-besaran. Seorang juru bicara kepresidenan berkata: โ€œYang paling penting adalah menyelamatkan orang.

Mengingat reputasi Boeing 737-800 sebagai salah satu pesawat yang paling banyak digunakan di dunia, kebakaran pesawat Jeju Air menjadi peristiwa internasional. Insiden tersebut memperparah perdebatan tentang pentingnya keselamatan udara, terutama dalam kondisi operasional yang sulit.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *