Jakarta, Beritasatu.com – Pasar mobil listrik China diperkirakan akan mengalami penurunan pada tahun 2025. Pasalnya, produsen mobil terus berinovasi dalam beberapa tahun terakhir, namun minat konsumen menurun.

Read More : Jangan Anggap Enteng, Perawatan Kendaraan Ditentukan Kualitas Mekanik, Federal Oil: Perlu Sertifikasi Kompetensi

Berdasarkan artikel Carscoop, Jumat (1 Maret 2025), rata-rata jumlah mobil listrik mewah di China lebih dari 300.000 atau 666 juta. Banyak pabrikan yang bersaing di segmen ini, antara lain Xpeng, Nio, Li Auto, Zeekr, dan lain-lain. dan BYD. Meskipun merek tersebut telah menunjukkan keberagaman yang menarik, hanya terdapat sedikit ruang untuk pertumbuhan di pasar.

Fate Zhang, pendiri CnEVPost, melaporkan bahwa situasi tersebut akan memaksa produsen mobil untuk mengurangi atau menunda peluncuran mobil premium baru.ย 

โ€œDaripada meluncurkan model baru pada tahun 2025, produsen akan memusatkan perhatiannya pada pengembangan dan peningkatan model yang sudah ada,โ€ ujarnya.

Zhang juga menyoroti tantangan yang dihadapi segmen kendaraan listrik, termasuk perlambatan umum di pasar kendaraan listrik. Hal ini akan memberikan tekanan pada penjualan model terbaik tahun ini.

Dalam 11 bulan pertama tahun 2024, penjualan kendaraan listrik mahal di Tiongkok hanya menyumbang sekitar 10% dari penjualan kendaraan listrik. Setelah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir, pasar mulai menunjukkan tanda-tanda terhenti, menurut data dari Asosiasi Produsen Otomotif China.

Persaingan harga di pasar mobil juga membuat model-model baru semakin sulit memasuki pasar mainstream. Karena persaingan yang ketat, banyak produsen menghadapi penurunan penjualan dan kerugian finansial.

Read More : Pemerintah Kembali Berlakukan Relaksasi PPN di Sektor Properti hingga Desember 2024

Sementara itu, Zhang Xiang dari Jiangxi New Technology Research Institute mengatakan, โ€œHanya sedikit perusahaan yang mampu bertahan di segmen premium, dan banyak yang harus menghadapi kerugian besar.

Tahun 2024 akan menjadi masa yang sulit bagi produsen mobil Tiongkok. Human Horizons mengajukan pailit pada Agustus 2024 setelah mencatatkan penjualan kurang dari 8.000 unit pada 2023. Sementara Jiyue EV milik Geely juga menghadapi krisis bisnis pada Desember 2024.

Secara keseluruhan, pasar kendaraan listrik di Tiongkok diperkirakan masih tumbuh signifikan tahun ini, meski pasar kendaraan listrik mewah sedang melambat. Penjualan kendaraan listrik baru, termasuk BEV, PHEV, dan FCEV, diperkirakan akan tumbuh 28% menjadi 15,78 juta pada tahun 2024.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *