Batavia, Beritasatu.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rossan Roeslani mengatakan investasi menjadi mesin utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Read More : KA Tujuan Surabaya Terhenti Berjam-jam di Stasiun Kesamben Akibat Longsor dan Banjir

Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi, Rossan memperkirakan pertumbuhan investasi rata-rata mencapai 16,75% dan dibutuhkan hingga Rp 13,528 triliun dalam 5 tahun ke depan.

“Total investasi yang dibutuhkan 5 tahun ke depan sebesar Rp 13,528 triliun untuk perekonomian,” kata Rossan dalam rapat Operasi Investasi Nasional (Racornas) 2024 di Ritz Carlton Mega Kuningan, Batavia Selatan, Rabu (12/11/2024). . .

Rossan menambahkan, Rencana Kerja Pemerintah (WWP) tahun 2025 telah menetapkan target investasi sebesar Rp 1,906 triliun untuk tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat 15,45% dibandingkan proyeksi tahun 2024 sebesar Rp 1.650 triliun. “Target investasi akan ditingkatkan secara berkala hingga tahun 2029,” ujarnya.

Ia menyebutkan, realisasi investasi periode Januari-September 2024 sebesar Rp1.261,43 triliun atau meningkat 19,78% year-on-year (YOY). Investasi ini juga mencapai target sebesar 76,45% pada tahun 2024. Kontribusi dari Pulau Jawa mencapai 50,34%.

Read More : Klarifikasi Reza Artamevia yang Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penipuan Berlian Rp 18,5 Miliar

Rossan mengatakan, investasi untuk mencapai tujuan pertumbuhan ekonomi telah dicapai dengan menciptakan 1,873 juta lapangan kerja. Fakta ini positif karena menjadi salah satu pekerjaan rumah utama pemerintah. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *