Medan, Beritasatu.com – Seorang anggota polisi Satuan Lalu Lintas Polres Kota Medan diserang sekelompok warga saat menangkap seorang pelaku yang sedang menahan pria asal Kalimantan di kawasan Jalan H Misbah. daerah Kota Medan Sumatera Utara Selasa (11/6/2024) siang. Akibat penganiayaan tersebut, personel Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis.
Read More : Kisah Munir yang Terpaksa Jual Rumah dan Tinggal di Gubuk Kecil Demi Biaya Berobat Anak
Beberapa petugas Satreskrim Polres Medan bersama beberapa petugas Polrestabes Kota Medan yang menerima laporan penganiayaan tersebut mengepung kampung-kampung di lokasi kejadian dan langsung memburu pelaku.
Informasi yang dihimpun awak media di lokasi kejadian, kejadian bermula saat sejumlah polisi menghampiri seorang warga Kalimantan bernama Muhammad Reza yang saat itu sedang duduk di sebuah kafe di Jalan H Misbah. Beberapa orang tak dikenal yang hadir di pos pemeriksaan desa ditangkap.
Mendengar pengakuan pria asal Kalimantan tersebut, korban Bripda Kelvin dan beberapa rekannya berusaha membantu pria tersebut mencari dan menangkap pelaku, namun tidak berhasil.
Pada saat yang sama, Pria asal Kalimantan yang sehari-hari bekerja di kedai kopi berinisial B itu menudingnya sebagai anggota komplotan yang menangkapnya. Kemudian Bripda Kelvin langsung menangkapnya berinisial B.
Namun pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut saat hendak ditangkap, menolak melepaskan warga asli B.B tersebut, perasaannya terguncang dan menuntut agar Bripda Kelvin segera dibebaskan.
Sementara itu, Muhammad Reza, warga Kalimantan, mengaku saat ditanya beberapa media massa, rekannya sesama warga Kalimantan pergi ke Medan untuk mengumpulkan sabu dan membawanya pulang ke Kalimantan.
Read More : Aksi Koboi Jalanan di Demak Berakhir dengan Dibekuk Polisi di Kudus
“Saya kesini mau ambil sabu pesanan Kasman, jadi saya terbang ke Kalimantan, lalu mereka (geng) bawa ke Kualanamu naik mobil, lalu orang bawa saya ke Polsek OKP, saya ditahan di sana. Saya ditangkap karena mengambil ponselku, uangku.” Saat melihat kedua pria itu memegangnya, mereka langsung mengikuti, tapi tidak bisa mengambilnya, ”kata Riza di lokasi kejadian.
Muhammad Reza, pembawa sabu asal Kalimantan, kini dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Saat ini Bripda Kelvin dirawat di RS Bhayangkara Medan karena luka yang diderita akibat penganiayaan tersebut.
Polisi belum memberikan pernyataan resmi mengenai pelecehan tersebut. Petugas gabungan Satuan Reskrim Polrestabes Medan bersama Satuan Reskrim Polsek Medan Kota masih mendalami pelaku penganiayaan yang dilakukan Bripda Kelvin.