Surabaya, Beritasatu.com – Persebaya Surabaya kecewa karena pemusatan latihan jangka panjang timnas Indonesia U-19 mengganggu persiapan tim jelang bergulirnya liga pertama. Pasalnya, pemain muda Tony Firmansyah masih memperkuat timnas Indonesia U-19. Meski demikian, para pemain tersebut akan mematuhi aturan PT LIB terkait kewajiban klub menurunkan pemain di bawah usia 22 tahun di Ligue 1 musim depan.
Read More : Presiden Prabowo Sapa Ribuan Prajurit TNI di Papua Saat Perayaan Malam Tahun Baru
PT Liga Indonesia Baru telah mengeluarkan aturan bagi klub untuk menurunkan pemain berusia 22 tahun di kompetisi Liga 1 musim depan. Sesuai aturan, pemain berusia 22 tahun harus bermain minimal 45 menit di pertandingan Liga 1.
Aturan ini sampai batas tertentu mengecewakan Persebaya Surabaya. Pasalnya, Tony Firmansyah yang bersiap bermain di usia 22 tahun harus mengikuti pemusatan latihan jangka panjang timnas U-19 Indonesia. Akibat pemusatan latihan yang panjang ini, para pemain tidak bisa mengikuti program latihan klubnya.
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster menyebut Tony Firmansyah tidak pernah mengikuti latihan untuk persiapan liga pertama. Situasi ini akan menyulitkan sang pelatih karena sekembalinya dari timnas U-19, Tony harus mengadopsi teknik dan strategi bersama pemain lainnya. mengatur.
“Saya setuju, tapi saya belum pernah bertemu Tony sejak saya tiba. Dia tidak ada di sini saat pramusim dimulai. “Dia bahkan tidak ada di sini saat kami memainkan pertandingan HUT Persebaya,” kata Pelatih Persebaya Paul Munster, Minggu (21/7/2024).
“Jadi bagaimana Anda menegakkan aturan U-22? Ada kamp pelatihan panjang untuk pemain muda. Jika mereka menegakkan aturan-aturan tersebut, maka aturan-aturan tersebut perlu dipertahankan. Aturannya tidak bisa diubah karena sudah diubah musim lalu, kata mantan pelatih Bhayangkara FC itu.
Read More : Wakil Argentina Terbanyak Terima Kartu Merah di Piala Dunia Antarklub
Menurut Paul Munster, absennya Tony Firmansyah membuat timnya kesulitan mengatur program latihan. “Bagaimana dia bisa bermain? Dia tidak tahu triknya. Kami bahkan tidak tahu bagaimana kondisinya. “Bagaimana Anda bisa menegakkan peraturan ini jika para pemain tidak ada di sini?” Dia melanjutkan.
Ia menegaskan akan menegakkan aturan ini jika memiliki pemain. Dia berkata, “Kami akan menegakkan aturan, tapi Tony juga harus berada di sini. Kamp pelatihan terlalu lama. Ini gila.”
Persebaya Surabaya terus banyak melahirkan pemain muda untuk memenuhi regulasi PT LIB. Selain Toney, pemain yang siap juga ada Alfan Sueb yang baru berusia 20 tahun.