Jakarta, Beritasatu.com – PT Rekayasa Industri (Rekind) menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan optimalisasi dan sinergi di lingkungan perusahaan melalui upaya penguatan keselarasan bisnis yang berkelanjutan dan ke depan. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui focus group Discussion (FGD) dengan seluruh anak perusahaan Grahi Rekayasa Engineering (Anper) yaitu PT Rekayasa Engineering, PT Tracon Industri, PT Puspetindo, PT Yasa Industri Nusantara dan PT Rekind Daya Mamuju. Kalibata, Kamis (21 November 2024). 

Read More : Rupiah dan Mata Uang Asia Hari Ini Anjlok pada Perdagangan Jumat 19 Juli 2024

Direktur Utama Rekind Triyani Utamininsih dalam sambutannya menegaskan, FGD ini merupakan momentum penting untuk mendorong kerja sama yang lebih erat antara Rekind dan afiliasinya. Baca Juga: Sambut Musim Tanam, Pupuk Penuhi Kebutuhan Pupuk Petani Sragen Indonesia Lewat Rembuk Tani

“Aksi hari ini menjadi dorongan penting bagi kita semua, terutama untuk menciptakan sinergi dan optimalisasi operasional antara Rekind dan seluruh anak perusahaannya,” ujar perempuan yang akrab disapa Yani ini di hadapan direksi dan manajemen Anper Rekind itu. 

Beliau juga menekankan pentingnya perbincangan mengenai strategi, langkah konkrit dan peluang bisnis yang akan kita laksanakan bersama di masa depan. Seperti kita ketahui bersama, prestasi besar tidak bisa diraih sendirian. Oleh karena itu, penting bagi Rekind dan anak perusahaan untuk saling bahu membahu, mengenalkan proyek Rekind kepada anak perusahaan dan menjalin kerja sama yang kuat. 

“Sinergi dan optimalisasi harus menjadi motor penggerak kita,” imbuhnya. 

Direktur Operasi dan Teknologi/Pengembangan Rekind Yusairi menekankan pentingnya optimalisasi dan sinergi yang diberikan dengan prinsip jangka panjang. Ditegaskannya, kerja sama harus dilakukan berdasarkan kemampuan masing-masing anak perusahaan, tanpa mengabaikan prinsip legalitas, daya saing, dan keadilan. 

“Tantangan luar negeri semakin besar, sehingga kita harus mengedepankan pendekatan yang kompetitif namun tetap adil,” kata Yusairi. 

Selain itu, menurut SVP Portofolio Bisnis Rekind C. Taqwawan Mulyono, fokus utama Rekind dan afiliasinya saat ini adalah memastikan ketersediaan proyek dan modal kerja yang sesuai. 

“Optimalisasi dan sinergi menjadi kuncinya. Seluruh faktor pembentuk profitabilitas yang kita miliki saat ini harus disinergikan dalam pengelolaannya agar tercipta hasil yang optimal bagi operasional grup. Hal ini bisa kita kelola dengan baik bersama masyarakat,” jelasnya. 

Untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional, Direktur Keuangan & SDM Rekind Dedy Rinaldi meminta seluruh anak perusahaan lebih proaktif mencari alternatif pilihan pembiayaan dengan mengoptimalkan sinergi dengan Rekind Group.

Read More : Warga Babelan Berharap Tak Lagi Banjir setelah Kunjungan Prabowo

Ia juga menghimbau agar mereka terus fokus pada transformasi keuntungan sehingga bisa menjadi sumber pembiayaan melalui kerja sama strategis dengan perbankan. Selain itu, memastikan koordinasi yang intensif dengan PWC terkait penyelesaian utang dan piutang untuk menghindari risiko penurunan nilai yang signifikan.

“Perlu juga untuk mengoptimalkan pertemuan staf bulanan antara tim keuangan grup dan cabang untuk memantau implementasi dan secara efektif memitigasi kemacetan operasional,” kata Dedi Rinaldi.

Selain itu, tambahnya, dukungan menyeluruh akan diberikan dalam proses pengajuan dana perbankan, termasuk penggunaan skema SKBDN dan LC, yang dapat dilaksanakan secara efektif. 

“Kerja sama antar unit seperti PT Tracon Industri dan PT Puspetindo harus diperkuat, terutama dalam mengakses bantuan keuangan untuk proyek-proyek strategis seperti pergudangan dan pinjaman investasi untuk pembebasan lahan. “Kami berharap dengan langkah ini cabang mampu menjaga stabilitas keuangan dan mendukung tujuan pengembangan kelompok secara keseluruhan,” kata Dedi Rinaldi.

Kami berharap forum ini dapat menghasilkan solusi strategis dan rencana aksi realistis yang dapat memperkuat kinerja dan daya saing yang semakin dinamis. Baca Juga: Kisah Sukses Agen Mitra BRI UMi di Merauke Meningkatkan Ekonomi Keluarga dan Menyekolahkan Anak

“Kami berharap diskusi hari ini dapat membawa banyak manfaat dan menghasilkan solusi serta rencana aksi yang memperkuat kinerja dan sinergi kita ke depan,” kata Triyani. 

Dengan ini, FGD Rekind menegaskan kembali komitmennya untuk terus tumbuh dan menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi dan optimalisasi yang kuat merupakan pilihan yang tepat saat ini dan juga menjadi landasan yang kuat untuk menghadapi tantangan bisnis di masa depan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *