Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintahan Amerika Serikat (AS) dikuasai oleh dua partai, Demokrat dan Republik. Kedua partai tersebut bersaing memperebutkan posisi di lembaga penting pemerintahan Amerika Serikat.

Read More : Protes UKT Mahal, Mahasiswa: Akses Pendidikan Bukan Ladang Bisnis

Dengan dikuasainya Partai Demokrat di Senat AS dan terpilihnya Joe Biden sebagai presiden, hal ini memperkuat posisi demokrasi di pemerintahan AS.

Namun, langkah Joe Biden sedikit lebih menantang karena Partai Demokrat menguasai Dewan Perwakilan Rakyat AS yang menetapkan agenda tersebut. Tak hanya itu, DPD juga berhak mengkritisi kebijakan politik.

Lalu apa perbedaan Partai Demokrat dan Partai Republik? Di bawah ini adalah uraiannya.

Awal Mula Partai Republik dan Partai Demokrat Pada awal terbentuknya, kedua partai besar ini mempunyai cita-cita yang sama. Namun implementasi gagasan tersebut dalam kebijakan partai seringkali berbeda antara Partai Demokrat dan Republik.

Partai Republik pertama kali didirikan pada tanggal 20 Maret 1854 dengan tujuan memerangi perbudakan. Partai ini sering disebut Grand Old Party (GOP) yang cenderung konservatif. Abraham Lincoln merupakan salah satu pendiri Partai Republik yang disambut baik oleh kader dan pendukungnya.

Abraham Lincoln adalah mantan presiden Amerika Serikat yang terkenal karena penentangannya yang kuat terhadap perbudakan. Namun, banyak orang kini menganggap Partai Republik sebagai partai kulit putih, sebuah filosofi yang meyakini bahwa orang kulit putih harus berkuasa.

Sebaliknya, Partai Demokrat pertama kali berdiri pada 8 Januari 1828. Partai Demokrat terkenal memiliki presiden paling berpengaruh di Amerika Serikat, yaitu Barack Obama dan John Fitzgerald Kennedy. Partai ini diketahui menerapkan ideologi liberal.

Dalam kehidupan publik di Amerika Serikat, Partai Demokrat lebih banyak melakukan intervensi di bidang ekonomi dan sosial masyarakat. Tujuannya adalah untuk menghilangkan ketidakadilan publik.

Kebijakan Partai Republik Kebijakan Partai Republik adalah cita-cita libertarian yang memungkinkan masyarakat bertindak tanpa campur tangan pemerintah.

Read More : Polisi Gagalkan Peredaran 1 Juta Pil Koplo di Mojokerto

Seperti halnya perekonomian, partai tersebut percaya bahwa sistem pasar bebas adalah yang terbaik bagi rakyat Amerika. Pemimpin partai kerap mengenakan pajak yang rendah. Pihak ini tidak suka menerapkan sistem jaminan kesehatan seperti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Indonesia.

Secara sosial, partai tersebut menentang aborsi, LGBT dan pernikahan sesama jenis di Amerika Serikat. Partai Republik juga ingin mendukung negara-negara dengan industri senjata besar dan menggunakan taktik militer. Partai ini juga mendukung kepemilikan senjata bagi warga Amerika.

Kebijakan Partai Demokrat Kebijakan Partai Demokrat mengedepankan keadilan dan mencegah korporasi atau individu memiliki kekuasaan absolut di suatu bidang.

Di bidang ekonomi, Partai Demokrat mendukung perpajakan progresif. Oleh karena itu, semakin banyak pendapatan yang diperoleh suatu perusahaan atau individu, maka semakin banyak pula pajak yang dibayarkan.

Di sisi lain, secara sosial, partai tersebut mendukung aborsi dan LGBT. Mereka tidak menganggap aktivitas LGBT sebagai hal yang tabu dan setiap orang mempunyai hak yang sama.

Partai Demokrat sangat prihatin terhadap kesehatan lingkungan, seperti pengurangan emisi karbon dari mobil.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *