BEIRUT, Beritasatou.com – Seruan agar orang asing meninggalkan Lebanon meningkat pada Minggu (4/8/2024) di tengah kekhawatiran kemungkinan perang dengan Israel.

Read More : Iran Desak Israel dan AS Bayar Kompensasi atas Serangan Militer

Arab Saudi dan Prancis telah meminta warganya untuk meninggalkan Lebanon. Kementerian Luar Negeri Perancis telah meminta warganya untuk menghindari perjalanan ke Lebanon dan menyarankan mereka yang berada di negara tersebut untuk meninggalkan negara tersebut sesegera mungkin.

Prancis juga mendesak warganya yang tinggal di Iran untuk sementara waktu meninggalkan negaranya. Beberapa maskapai penerbangan Barat telah menangguhkan penerbangan ke Lebanon dan bandara lain di wilayah tersebut.

Dalam upaya mencegah eskalasi konflik di Timur Tengah, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Raja Yordania Abdullah II mengatakan kebangkitan militer regional harus dicegah dengan cara apa pun.

Perang Gaza selama 10 bulan antara Israel dan Hamas telah memicu kekerasan di seluruh wilayah.

Dalam insiden paling mematikan di Gaza pada hari Minggu, pejabat Hamas mengatakan sedikitnya 30 orang tewas ketika serangan udara Israel menghantam dua sekolah di Kota Gaza, tempat tinggal para pengungsi.

Sejak 6 Juli 2024, serangan Israel telah menghancurkan 11 sekolah di Gaza.

Militer Israel membenarkan serangan terbaru tersebut dan berpendapat bahwa Hamas memanfaatkan sekolah tersebut.

Petugas medis dan polisi mengatakan dua warga Israel tewas dalam serangan di dekat pusat komersial Tel Aviv. Warga Palestina yang melakukan serangan itu dibunuh oleh polisi Israel dari Tepi Barat.

Read More : Investigasi Awal Ungkap Pesawat Azerbaijan Airlines Jatuh karena Gangguan Eksternal Fisik

Hizbullah, yang hampir setiap hari terlibat baku tembak dengan tentara Israel sejak pecahnya perang Gaza di Lebanon pada Oktober 2023, mengumumkan kematian dua pejuangnya tanpa menyebutkan lokasi pastinya. Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan bahwa dua orang tewas dalam serangan Israel di desa perbatasan selatan Hula.

Kantor Berita Nasional Lebanon resmi melaporkan bahwa Israel menyerang beberapa wilayah di Lebanon selatan, setelah Hizbullah menembakkan rentetan roket baru ke Israel utara pada hari Minggu.

Tentara Israel mengumumkan bahwa sebagian besar dari 30 rudal yang diluncurkan dari Lebanon berhasil dicegat.

Sejak Oktober 2023, serangan perbatasan telah menewaskan 547 orang di Lebanon, sebagian besar dari Hizbullah, namun termasuk 115 warga sipil.

Pemberontak Houthi di Yaman telah menyerang sebuah kapal kargo di Teluk Aden. Ini adalah serangan pertama sejak Israel menyerang kubu pemberontak Hodeida bulan lalu sebagai pembalasan atas serangan pesawat tak berawak Houthi di Tel Aviv.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *