Karawang, Beritasatu.com -Tim kepolisian Karawang berhasil menangkap dua editor penculikan, disertai dengan 70 -jeddah dengan faktor -faktor, Basyer Bongcor Hamlet, seorang penduduk Kiarpiaung, Kabupaten Claari, Karawang, dan West -Jawaf. ย Ironisnya, pelaku adalah cucu yang bisa membunuh neneknya pada hari Selasa (26.04.2025).
Read More : Ike Edwin Kembali Mendaftar Jadi Calon Pimpinan KPK 2024-2029
Dua dari pelaku yang ditahan adalah SP, cucu korban, yang merupakan surat wasiat, dan non -baru York, yang memainkan peran pengantar dan penjual hal -hal.
Pencurian dimulai di Karawang ketika SP datang ke rumah neneknya untuk mengambil gelang emas dengan berat 100 gram. Ketika korban berusaha menyimpan perhiasannya, menikam neneknya sampai mati.
Perampokan Karawang berlangsung pada Selasa sore dan polisi berhasil menangkap dua pelaku pada hari Rabu (4.04.2025) pada pukul 16:30 di desa Wib Malangnengah, di daerah Sukatan, Kabupaten Purwakarta.
Kepala Kepolisian Carwang AKBP Fikih n Ardanansyah mengatakan pada hari Jumat (5.05.2025) pada konferensi pers, motivasi di balik perampokan Karawang adalah karena masalah ekonomi. SP memutuskan untuk membunuh kehidupan neneknya untuk mendapatkan Goldsmith, yang kemudian dijual oleh wanita itu.
Kepala Polisi berkata: “Saya memasuki S.
Read More : Buka GIIAS 2024, Wapres Maโruf Amin: Indonesia Ekspor Kendaraan Bermotor ke 93 Negara
Berkat penyelidikan intensif, polisi baru -baru ini menemukan situs para pelaku di daerah Burwakarta. Setelah ditangkap, polisi juga memperoleh sejumlah bukti, termasuk sepeda motor di Honda, sepotong gelang emas, ukuran hitam dan ponsel yang dimiliki oleh pelaku.
Para editor pencuri dituduh mencuri, kekerasan pembunuhan yang dimaksudkan dan kekerasan di bawah hukum pidana 340, 339, 338 dan 365, yang memaparkan hukuman penjara seumur hidup atau kematian maksimum.