Jakarta, Beritasatu.com-P Peraturanaan Lastrik Negara (Perso) atau PLN memberikan sebanyak 1.000 unit penyimpanan publik kendaraan listrik (Sukla) di jalur homecoming trans java-sumatra untuk melayani penumpang yang menggunakan mobil listrik.

Read More : Gading Marten dan Gisel Terapkan Aturan Ketat untuk Gempi yang Memiliki Hand Phone pada Usia 10 Tahun

Direktur PLN -Distribusi ADI Priyanto mengatakan bahwa KLED diatur di 615 lokasi strategis dan dilengkapi dengan staf siap 24 arah. Langkah ini diambil untuk memprediksi meningkatnya jumlah pengguna mobil listrik di Lebaran Agency.

“Pertumbuhan jumlah kendaraan listrik dibandingkan dengan tahun lalu meningkat lima kali. Itulah sebabnya kami telah meningkatkan jumlah SKLA,” kata Adi Priyanto di Kementerian Larangan Bangunan, Jakarta, Kamis (20.05.2025).

Berdasarkan proyeksi PLN, jumlah penumpang yang digunakan oleh kendaraan listrik di EII tahun ini diperkirakan 21.570 kendaraan, meningkat 500% dibandingkan tahun lalu, yang hanya 4.314 kendaraan. Dengan penambahan SKCL, pesanan tagihan diperkirakan akan meminimalkan.

Selain memastikan kesiapan untuk pengisian kendaraan listrik, PLN juga merancang beban atasan listrik di Ramadhan dan Idulfitis 1446 jam akan berada di kisaran 45 gigavasi, dibandingkan dengan 30% dibandingkan dengan periode normal.

Read More : Daftar Ketua dan Wakil Ketua 13 Komisi DPR, Titiek Soeharto Pimpin Komisi IV

Adi menjelaskan bahwa penurunan konsumsi listrik adalah karena berkurangnya kegiatan industri dan kantor selama liburan Idul Fitri.

Untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama Ramadhan dan Idulfitisa 2025, termasuk orang yang menggunakan mobil listrik selama perjalanan di rumah, PLN telah membentuk kekuatan khusus yang terdiri dari 69.000 karyawan di seluruh Indonesia. Kekuatan khusus akan berada dalam mode siaga 3.830 surat Siaga.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *