Podorogo, Beritasat.com – Sebelum liburan Idufitri, Layanan Sosial (Dinsos) di Kabupaten Submarogo semakin melakukan penggerebekan agresif pada pengemis yang sering berkeliaran di sekitar lampu merah. Selama Dinsos Raid, Submarogo Strong Submarogo Bed -ID dengan tas yang kuat, asupannya mencapai 400.000 sehari.
Read More : Cegah Penyebaran PMK, Ratusan Sapi di Banyumas Divaksinasi
Serangan pengemis dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama penumpang dari luar daerah.
Keberadaan pengemis di persimpangan sering dianggap sebagai perintah untuk operasi. Ini tidak biasa, meskipun lampu lalu lintas membakar hijau dan menyebabkan kecelakaan.
Ketika serangan itu dilakukan, petugas Dinsos menemukan fakta yang luar biasa. Beberapa pengemis yang aman tampaknya menghasilkan 400.000 sehari.
โTergantung cuaca, saat mendung, RP bisa mendapatkan
Doso, yang datang dari pecahan, mengakui bahwa uang itu digunakan dari mengemis agar sesuai dengan kebutuhan harian mereka. Banyak kendaraan meminta maaf dengan cacat dan memberinya uang.
Tidak seperti Doso, Sunaji, pengemis dari Blitar, ia mengakui bahwa itu akan menjadi hari biasa antara RP. 90 000 hingga Rp. 150 000. Di kapal selam telah memohon selama lebih dari setahun dan sering berada di Submarogo Lampu Merah, Terminal Seloaji dan Simpang Lima Sukowati.
“Saya memilih kapal selam karena orang -orang” Lumo “(murah hati), mereka dengan mudah memberi uang,” kata Sunaji.
Read More : Aksi Penyerangan terhadap Mahasiswa, Kesbangpol Tangsel Akan Evaluasi dan Bina Perangkat Desa
Ia berencana untuk menggunakan hasil mengemis untuk mempersiapkan Idul Fitri di kota asal mereka. “Banyak anak kecil biasanya mengajukan permohonan uang selama Eida,” tambahnya.
Dia menekankan kepala layanan sosial Suborogo Regency Social Service Supiyadi, dan partainya terus menawarkan kepemimpinan dan kendali pengemis. Meskipun mereka dipromosikan dan dikembalikan ke keluarga mereka, banyak dari mereka kembali untuk memohon.
“Banyak keluhan publik terkait dengan kegiatan pengemis di persimpangan dengan lampu merah. Misalnya, ลฝebrรกci Sarden dimulai pukul 09.00 CIR, dibahas pada pukul 12:00 dan pada saat Rp 174 000.
Dinns Submarogo terus mengundang masyarakat untuk lebih bijaksana dalam memberikan sedekah dengan mengarahkan mereka ke lembaga sosial resmi untuk memastikan bahwa bantuan ada pada tujuan.
Dia menambahkan bahwa beberapa pengemis menggunakan kekurangan fisik mereka untuk menarik rahmat orang -orang di kapal selam.