Jakarta, Britasatu.com – Presiden Prabowo Subanto berfokus pada pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8%. Penyelidik ekonomi menganggap tindakan Prabowo sama karena pemimpin harus memiliki tujuan tinggi dan bukan mimpi.
Read More : PNM Terus Bekali Nasabah dengan Teknologi Digital
Wakil Direktur Institute for Economic Development and Finance (INCE) Eco Listyanto mengatakan, Prabowo harus memiliki tujuan yang lebih besar daripada mantan pemimpin.
“Tidak ada masalah dengan ini, pada kenyataannya pemimpin harus menggunakan tujuan yang sangat baik untuk para menteri terpilih,” kata Eco kepada Britasatu.com pada hari Rabu (10/23/2024).
Menurutnya, Prabowo menyadari perhitungan yang terdaftar oleh Kementerian PPN/Bappenas. Alasannya adalah bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia setidaknya harus mencapai 7% menjadi negara maju.
Tujuan 8% bukan hanya mimpi, tetapi juga dihitung. Jika pertumbuhan ekonomi Indonesia telah berhenti menjadi 5%, akan ada keraguan tentang posisi Indonesia sebagai negara maju.
“Anda harus diberi visi yang kuat, tidak apa -apa. Namun, tidak mudah untuk mengetahuinya,” tambah Eco.
Ekonom yang tidak adil menjelaskan, ada tiga yayasan atau prinsip yang harus diadakan untuk menanggapi tujuan 8%, termasuk industri, makanan dan digital.
Read More : Enggartiasto Lukita Apresiasi Langkah Kemenkes Dobrak Industri Kesehatan
“Kerjasama antara upaya untuk membangun industri, mendorong cibiran diri sendiri dan meningkatkan pencernaan. Ini mungkin jawaban untuk (tujuan) 8%,” katanya.
Sebelumnya, Prabowo telah membuat mimpinya pertumbuhan ekonomi nasional 8%. Ini dilakukan dalam pidatonya di BNI Daily 2024 Investor Meeting.
“Saya merencanakan 8%, jika tidak mencapai 8%, 7,5%, jika tidak mencapai 7,5%, 7%,” kata Prabowo pada pertemuan investor untuk membuat 2024 di JCC Senayan, jaket pusat, (9/10 /2024).