Washington, Beritasatu.com – Pada Minggu (22/9/2024) WIB, sedikitnya empat orang tewas dan puluhan luka-luka dalam penembakan massal yang melibatkan beberapa orang di Alabama, AS.
Read More : B-Universe dan UPN Veteran Jakarta Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa
“Kami yakin bahwa sekitar pukul 23.00, beberapa senjata api ditembakkan ke sekelompok orang di kawasan Five Points di selatan Birmingham,” kata Petugas Polisi Truman Fitzgerald.
Polisi menemukan dua pria dewasa dan satu wanita dewasa di trotoar dengan luka tembak. Ketiganya tewas di tempat. Korban keempat meninggal di rumah sakit setempat.
Fitzgerald mengatakan lebih dari selusin orang terluka dalam penembakan itu, dengan setidaknya empat orang mengancam nyawa. Sementara itu, lainnya mengalami berbagai luka.
Polisi belum menangkap siapa pun terkait penembakan tersebut. Petugas mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi apa pun yang dapat membantu penyelidikan.
Read More : Diprotes Negara Barat, Wali Kota Nagasaki Bela Keputusan Tak Undang Israel pada Peringatan Bom Atom
Beberapa lembaga terlibat dalam penyelidikan, termasuk Biro Investigasi Federal (FBI) dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (BATF).
Menurut Arsip Kekerasan Senjata (GVA), setidaknya akan ada 403 penembakan massal yang mengakibatkan setidaknya empat korban, tewas atau terluka, di seluruh Amerika Serikat pada tahun 2024. Tahun berikutnya, setidaknya 12.416 orang tewas akibat kekerasan senjata di Amerika Serikat.