Jakarta, Beritasatu.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto yakin mampu menumbuhkan perekonomian Indonesia sebesar 8% dalam tiga tahun setelah menjabat. Menurut peneliti DBS Maynard Arif, hal tersebut dapat tercapai jika program pemerintah ke depan dipahami dengan baik.

Read More : Saat Kunjungan Paus Fransiskus, Samsat Keliling Tetap Hadir di 14 Wilayah Jadetabek

Meski secara historis perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tidak tumbuh sekitar 8%, tapi kalau programnya bagus bisa terlaksana, bukan tidak mungkin,” kata Maynard. pada Rabu (3/7/2024) di Jakarta.

Maynard memperkirakan perekonomian Indonesia akan terus tumbuh sebesar 5% pada tahun ini dan pada tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibron.

“Sampai saat ini perkiraan kami masih di angka 5%. Jadi menurut kami pertumbuhan ekonomi akan tetap stabil mengingat kondisi global mungkin masih belum pasti. Selain itu, masih ada pemilihan presiden di Amerika Serikat, kebijakannya mungkin berbeda. , kata Maynard.

Meski demikian, ia yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara lain, termasuk negara maju.

“Kalau kita lihat, 5% sebenarnya lebih baik dibandingkan negara-negara maju. Kalau kita lihat, masa depan perekonomian negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, dan sebagian besar negara Eropa akan mengalami perlambatan,” tuturnya. dikatakan. dikatakan

Read More : Link dan Cara Cek Pengumuman Hasil Akhir CPNS 2024

Maynard menilai inflasi di Indonesia akan mengalami tren penurunan pada tahun ini dan tahun depan seiring dengan penurunan harga komoditas dan harga minyak.

“Inflasi tahun depan cenderung lebih rendah. Kami melihat kondisinya cukup baik untuk menurunkan suku bunga,” tutupnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *