JAKARTA, Beritasatu.com – Libur Idul Fitri biasanya identik dengan menonton film di bioskop. Pada Idul Fitri 2024, dua film horor Indonesia, “Siksa Kubur” dan “Badarawuhi Desa Penari” akan tayang secara bersamaan pada Kamis (11/4/2024). Sebagian penonton bioskop Indonesia sudah bosan dengan dominasi film horor saat Idul Fitri.
Read More : Michelle Ziudith Enggan Punya Pacar Beda Agama
“Aku suka film horor, tapi kadang mau variasi. Kayaknya film Indonesia saat lebaran biasanya didominasi film horor,” tonton “Siksa Kubur” di CGV Central Park Mall, Selasa (16 April 2024) Camila yang saya temui kemudian , dikatakan.
Sabrina menggemakan sentimen yang sama. Ia ingin menonton film jenis lain seperti drama atau film romantis yang bisa menambah hangatnya suasana Idul Fitri bersama keluarga dan pasangan.
โKalau ada pilihan (genre) lain selain horor, sebenarnya saya akan memilih opsi lain,โ kata Sabrina.
Penonton lainnya, Tasya, juga berharap ada film Indonesia yang bisa menangkap suasana Idul Fitri. Harapan saya, harus ada film yang bisa merasakan suasana Idul Fitri, ujarnya.
Kemeriahan yang dirasakan penonton sejalan dengan dominasi film horor Indonesia di box office Indonesia. The Devil (2017) karya Yoko Anwar menjadi salah satu film terlaris dengan perolehan 4,2 juta penonton.
Read More : Andrew Andika dan Tengku Dewi Resmi Bercerai, Uang Nafkah Anak Rp 20 Juta Jadi Pertanyaan
Dominasi genre horor berlanjut dengan KKN Penari (2022) yang menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan lebih dari 10 juta penonton. Mengingat pasarnya ada sendiri, banyak sineas dan pembuat film yang terburu-buru membuat film horor tanpa memperhatikan standar kualitas dan berakhir dengan kekecewaan.
Setelah lima hari ditayangkan, “Siksa Kubur” dan “Badarawuhi” mendapatkan popularitas yang cukup besar di desa Penali. “Siksa Kubur” tayang selama lima hari dan ditonton 1,4 juta penonton. Sedangkan Badarawuhi di Desa Penali tercatat 1,6 juta penonton.