Gorontalo, Beritasatu.com – Pencarian korban longsor di Tambang Motoomboto, Desa Tulabolo Timur, Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, terhenti pada Sabtu (13/7/2024).

Read More : Garang Saat Aniaya Siswa SMP, 5 Remaja di Makassar Hanya Bisa Tundukkan Wajah di Kantor Polisi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo Heriyanto menjelaskan, operasi SAR dilakukan selama 7 hari sesuai standar operasional prosedur (SOP). Rencananya seluruh tim SAR kembali bertugas dan pencarian resmi selesai.

“Sesuai SOP kami, penggeledahan hanya akan dilakukan selama 7 hari. Setelah itu akan ada tanggap darurat dari pemerintah daerah setempat. Kata Pak Heriyanto, Sabtu (13/7/2024)” Namun, d’Susul Hasil rapat, tidak ada perpanjangan masa tanggap darurat.

Heriyanto mengatakan, tidak diperpanjangnya waktu pencarian diputuskan setelah adanya pertemuan antara Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan dengan unsur Forkopimda yang memutuskan untuk tidak melanjutkan pencarian korban longsor.

“Jika ditemukan tanda-tanda korban, kami akan melakukan penggeledahan kembali atas permintaan keluarga dan pemerintah setempat,” jelasnya.

Heriyanto menambahkan, penelitian di lokasi tersebut terhambat karena cuaca buruk dan tanah longsor yang diakibatkannya. Hingga Jumat sore (7/12/2024), jumlah warga terdampak longsor bertambah menjadi 325 orang. Rinciannya, 26 orang meninggal dunia, 280 orang selamat, dan 19 orang masih hilang.

Read More : Cak Imin Tegaskan PKB Bukan Milik Pribadi atau PBNU

Bupati Bone Bolango Bapak Merlan Uloli menambahkan, setelah pencarian selesai, pemerintah dan tim SAR akan melakukan pencarian kembali jika ada sinyal baru keberadaan korban.

Merlan mengatakan, korban yang masih dicari hanya satu yang berdomisili di Kabupaten Bone Bolango, sedangkan sisanya berasal dari luar daerah.

“Setelah pencarian selesai, Pemkab Bone Bolango akan membuat SOP dan menjelaskan kepada keluarga korban upaya bersama pemerintah dan tim SAR,” kata Merlan Uloli.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *