Purwakarta, Beritasatu.com – Minggu (26/5/2024) sore, seorang pemuda ditemukan tewas secara misterius di kamar kontrakannya di Gang Seledra, Kecamatan Sindankasi, Purwakarta, Jawa Barat. Sebuah surat juga ditemukan di dekat mayat yang membusuk.
Read More : Kebijakan Ekonomi Pemerintah untuk Idulfitri 2025, Apa Saja?
Saat ditemukan, jenazah korban sudah berbau busuk. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain pembersih lantai dan surat yang diduga tulisan tangan korban.
Jenazah pemuda yang meninggal diketahui bernama Dede alias Bule (30), warga Desa Simpang, Nagri Kidul, Purwakarta.
Korban pertama kali ditemukan tewas oleh pengurus RT dan warga sekitar yang curiga karena sudah tiga hari tidak keluar rumah. Selain itu, pintu kontrakan terkunci dan tercium bau tidak sedap di dalamnya. Pemeriksaan memastikan kematian almarhum.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi. Polisi datang ke lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan.
Polisi belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban. Namun berdasarkan hasil penyelidikan dan penyelidikan awal, tidak ditemukan jejak kekerasan.
Polisi menemukan sejumlah barang bukti di TKP, antara lain tas punggung korban, telepon seluler, dompet korban, pembersih lantai, dan selembar kertas berisi pesan korban.
“Setelah kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa selama tiga hari ada warga Purwakarta asal Kampung Simpang bernama D alias B yang tidak keluar, RT setempat melaporkan ke Bhabinkamtibmas dan kami tindak lanjuti. sudah meninggal., sepertinya belum diketahui penyebab kematiannya, Agus Permana, kepada Beritasatu.com, Minggu (26/05/2024) sore.
Sementara itu, sebuah dokumen bertuliskan tulisan tangan korban ditemukan di TKP. Isi artikel ini adalah “Maukah kamu hidup seperti ini selamanya, dan semakin lama kamu hidup, semakin banyak dosa yang kamu miliki?”
“Mungkin korban sedang frustasi dan saat ini tidak ada tanda-tanda kekerasan dan masih dalam penyelidikan,” kata Agus.
Menurut warga setempat, korban yang sebelumnya bekerja sebagai penjual daging sapi di pasar, menceritakan kepada temannya bahwa pacarnya telah mengajaknya menikah, namun korban tidak mempunyai uang untuk pesta pernikahan.
Read More : Kemenkominfo Permudah Sistem Nasional Peringatan Dini Kebencanaan
“Biasanya dia jalan-jalan ke SPBU, jadi dia ngajak nikah sama dia dan dia punya masalah pacar, mungkin dia nggak suka. Itu yang aku suka dari jalan-jalan sama temannya. Kesempatan cerita ke temanku, aku kurang tahu untuk suratnya,” kata salah satu warga, A. Ujang Supriatna.
Jenazah almarhum segera dipindahkan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk dilakukan autopsi.
Saat ini, Polres Purvakarta yang menangani kasus tersebut sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya pria malang tersebut.
Peringatan bunuh diri
Bunuh diri bisa terjadi ketika seseorang mengalami depresi dan tidak ada orang yang bisa menolong. Jika Anda mempunyai masalah yang sama, jangan menyerah dan putuskan untuk mengakhiri hidup.
Konseling mungkin bisa menjadi pilihan Anda untuk menghilangkan rasa cemas yang ada. Anda dapat melihat halaman Into the Light Indonesia di bawah ini untuk mendapatkan layanan kesehatan mental atau berbagai layanan konseling alternatif.
Https://www.intothelightid.org/tangan-bisnis-diri/hotline-dan-konseling