JAKARTA, Beritasatu.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Jumat (20/8/2024). Rupiah menguat dengan sebagian besar mata uang Asia berada di zona hijau seiring Bank Indonesia (BI) dan Amerika Serikat (AS) atau The Fed memangkas suku bunganya.
Read More : 9 Hal yang Harus Milenial dan Gen Z Pahami Sebelum Beli Asuransi
Melansir Bloomberg, rupee berada di level Rp 15.091 terhadap dolar AS pada pukul 09.31 WIB di pasar spot, atau menguat 148 poin atau 0,97% dari perdagangan sebelumnya.
Sementara di pasar spot yen Jepang menguat 0,4500 poin atau 0,32% menjadi 142,1 yen terhadap dolar AS, dolar Hong Kong menguat 0,0048 poin menjadi 0,06% menjadi 7,7 dolar Hong Kong terhadap dolar AS, dolar Singapura sebesar 0,0021 telah meningkat. poin atau 0,156 hingga 1,2 dolar Singapura per dolar AS, dan dolar Taiwan menguat 0,0240 atau 0,08% ke 31,9 dolar Taiwan per dolar AS.
Sementara peso Filipina juga menguat 0,0440 poin atau 0,08% menjadi 55,5 peso terhadap dolar AS, rupee India menguat 0,0575 poin atau 0,07% menjadi 83,6 rupee terhadap dolar AS, yuan Tiongkok menguat 0,0152 poin atau 0,22%. 7,04 yuan terhadap dolar AS, ringgit Malaysia menguat 0,0525 poin atau 0,60% menjadi 4,1 ringgit per dolar AS, dan baht Thailand menguat 0,0490 poin atau 0,15% per dolar AS.
Analis Bank Vuri Saudara Rulli Nova mengatakan, rupee menguat terhadap dolar AS seiring BI dan The Fed memangkas suku bunga. Ia mengatakan, penguatan rupee ditopang oleh optimisme laju pertumbuhan ekonomi akan tetap terjaga.
Read More : Kenaikan BI-Rate Bisa Picu Capital Inflow, asalkan…
โHari ini rupiah diperkirakan terus menguat pada kisaran Rp15.180 hingga Rp15.250 per dolar AS dipengaruhi euforia penurunan suku bunga BI dan Fed,โ tutupnya.