JAKARTA, BERITASATU.COM – Kantor Kejaksaan Agung (lalu) mengatakan anggaran resmi untuk bepergian 50 persen di bawah efektivitas anggaran yang diterapkan oleh Praboro Subianto Presiden.

Read More : Timnas MMA Indonesia Sabet 14 Medali GAMMA World Championship 2025

Menurut bagian atas Pusat Informasi Hukum (Kapuspenkum) kembali Harley Sregar, kebijakan ini telah dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran negara.

“Kami memiliki efisiensi yang terkait dengan penggunaan semua uang wisata resmi. Jadi ada blok 50 persen dari anggaran perjalanan resmi umum,” kata Harley ketika ia menghubungi Selasa (2/2/2025).

Harley menekankan bahwa pengurangan anggaran perjalanan resmi digunakan tidak hanya di tingkat pusat tetapi juga untuk semua jaksa penuntut di daerah tersebut.

“Kebijakan ini berlaku untuk semua orang, termasuk daerah,” katanya, terkait dengan manajemen kantor di kantor Jaksa Agung, yang mencapai 50 persen.

Terlepas dari kenyataan bahwa dalam anggaran wisata resmi di Kantor Kejaksaan Umum ada pengurangan besar, yang mencapai 50 persen, Harley telah memastikan bahwa anggaran lain di kantor jaksa penuntut umum tidak terpengaruh oleh kebijakan kemanjuran ini.

“Apa yang mempengaruhi hanya anggaran resmi untuk perjalanan, sementara anggaran lain terus bekerja secara normal,” jelasnya.

Read More : Jokowi dan Iriana Salat Idulfitri di Graha Saba Buana

Harley menjelaskan bahwa pengurangan yang mencapai 50 persen akan menghemat anggaran 400 miliar rupee dari perjalanan resmi ke seluruh Indonesia. Dia berpendapat bahwa kebijakan itu difokuskan pada efisiensi biaya, tanpa melanggar program prioritas lainnya.

Administrasi Presiden Prabavo berupaya mengoptimalkan anggaran untuk pengembangan dan aset orang.

Kebijakan mengurangi anggaran pariwisata resmi Kantor Kejaksaan Agung, yang mencapai 50 persen, menunjukkan kewajiban presiden presiden Prabovo Subanto untuk mengurangi limbah anggaran dan memastikan penggunaan dana publik yang lebih efisien.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *