Jakarta, Beritasatu.com – Bandara Internasional Dubai akan merelokasi operasinya ke bandara terbesar kedua Dubai di gurun selatan sebagai bagian dari proyek senilai $35 miliar. Proses ini akan berlangsung dalam waktu 10 tahun.
Read More : Disabotase, Kereta Cepat Prancis Rusak Menjelang Pembukaan Olimpiade Paris
Rencana untuk memindahkan operasional bandara, yang dikenal sebagai DKSB, ke Bandara Internasional Al Maktoum di Dubai World Center telah direncanakan selama bertahun-tahun, namun karena krisis ekonomi yang dihadapi Dubai pada tahun 2009, AP melaporkan pada Minggu, 28/2024.
โDengan melaksanakan proyek baru ini, kami menciptakan masa depan yang stabil dan berkelanjutan bagi generasi mendatang serta memastikan perkembangan berkelanjutan bagi anak-anak dan generasi masa depan kami. Kota Dubai akan menjadi pusat penerbangan dunia, pusat perkotaan, dan pusat dunia baru, kata Emir Dubai, Sheikh Mohammed.
Bandara baru ini rencananya memiliki lima landasan pacu paralel dan 400 gerbang pesawat. Saat ini Bandara Internasional Dubai hanya memiliki dua landasan pacu.
Bandara Internasional Al Maktoum yang terletak 45 km dari DKSB mulai beroperasi pada tahun 2010 dengan satu terminal. Selama pandemi, bandara ini digunakan sebagai tempat persinggahan Emirates Airbus A380 dan bandara lainnya, dan secara bertahap kembali beroperasi dengan penerbangan kargo dan pribadi.
Read More : Citra Satelit Ungkap Pangkalan F-35 Israel Dihantam 40 Rudal Iran
Bandara ini menjadi tuan rumah Dubai Air Show dua tahunan dan memiliki lahan kosong yang luas untuk pengembangan lebih lanjut.