Roma, Beritasatu.com -Pemakaman Paus berlangsung hari ini di Santa Petrus -field di Vatikan, dan hari ini pada hari Sabtu (26.04.2025), banyak pemimpin dunia, pejabat pemerintah dan pejabat pemerintah berpartisipasi dalam keluarga kerajaan.
Read More : Nikita Mirzani Meradang Dihina Ayah Vadel Badjideh
Didirikan dari berbagai sumber, 30 delegasi, 50 kepala negara bagian dan 10 raja berkumpul di acara pemakaman untuk memberikan penghormatan kepada Paus Francis.
Dilaporkan bahwa beberapa nama hadir, yaitu: Presiden AS (AS) Donald Trump, Pangeran William, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Argentina Javier Mill, Perdana Menteri Inggris (Perdana Menteri) Keir Starmer dan Spanyol Felipe VI dan Kings REPU.
Kemudian presiden Ukraina Vladimir Zelensky, presiden Komisi Ursul von der Leyen, Perdana Menteri Italia George Meloni, Presiden Brasil Loul ke Silva, Presiden Irlandia Michael Higgins, perdana menteri burung itu. Luis Mornegore, Kanselir Christian Stoker Austria, Presiden ke -7 Rio Jok Widada atau George.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer bertemu dengan Perdana Menteri Italia Georgia Meloni, dan Trump berhenti di ibukota Italia untuk pertama kalinya, kata Sky.
Sebelum pergi ke Angkatan Udara ke Italia, Trump mengatakan kepada media bahwa Paus Francis adalah orang yang baik dan mencintai dunia.
Di sisi lain, Presiden Prancis Emmanuel Macron tampaknya memasuki Dewan St. Piers tak lama sebelum pintu ditutup untuk membayar upeti untuk pemakaman Paus Francis.
Read More : Pesan Ayah Mahalini untuk Rizky Febian: Jaga Dia Dengan Baik
Setelah pintu ditutup, upacara pribadi diadakan kemarin untuk menutupi peti mati Paus Francis kemarin (25.04.2025) untuk menutupi wajahnya.
Menurut laporan itu, presiden ketujuh RI Jokowi dan tiga perwakilan khusus, presiden Subsont, juga tiba di Roma untuk bersimpati dengan rakyat Indonesia, Paus Francis.
Dia dilaporkan bahkan membawa surat pribadi dari seorang yang menyesal yang tidak bisa menghadiri kuburan.
Diperkirakan sekitar 200.000 orang muncul di stadion stadion, dan total satu juta orang menyaksikan penguburan Paus Vatikan Francis.