LUMAJANG, BERITASATU.COM – Kondisi penyakit oral dan pemolesan kuku) di Lumajang di Lumajang sangat tinggi, karena kebijakan lokal dapat mengatur semua pasar hewan.
Read More : Apakah Foto yang Dihapus di Ponsel Android Bisa Dipulihkan?
Tutup pasar hewan, dalam konteks upaya untuk menghancurkan serangkaian buletin virus PMK. Selain itu, pemerintah lebih kuat terhadap vaksin untuk mencocokkan rumah petani.
Menurut informasi yang diterima dari keselamatan dan keamanan keamanan dalam pendalutan, selama tiga bulan terakhir, dengan sapi PMK, dengan 77 orang mereka meninggal.
Tutup pasar hewan yang dilakukan oleh pemerintah Lumajang hingga 3125 Januari. Keputusan untuk menghancurkan penyakit mulut (PMK).
“Dia dituduh virus PMK mulai serius lagi sampai 31 Januari,”
Selain menutup pasar hewan, pihak berwenang juga mendapatkan vaksin rumah petani. Tujuan vaksinasi adalah bahwa area pendaftaran tidak mencapai PMK. Sementara itu, untuk daerah pemeliharaan hewan yang terpapar PMK, para pejabat menyimpan ternak yang sakit.
Read More : Tim K-9 Polda Jawa Tengah Temukan Jenazah Bayi Tertimbun Longsor di Pekalongan
“Kami juga berjalan untuk vaksin yang ditargetkan oleh pameran PMK.”
Selain upaya -upaya ini, pihak berwenang juga memberikan daya tarik untuk mempertahankan kebersihan kandang dan hewan peliharaan. Selama penyakit PMK masih tinggi, silakan merujuk ke ternak baru dan bukan pada penyakit PMK tidak layak.