Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kemendiktisaintek) akan mengkaji ulang penggunaan Beasiswa Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) dan Beasiswa LPDP untuk mendorong kemandirian dan inklusivitas.

Read More : Jemaah Tertua di Ponorogo Berjualan Asam Jawa untuk Bisa Daftar Haji

Menteri Pendidikan Tinggi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Mendiktiscientech) Satrio Svemontari Brodjonegoro menjelaskan, pemerintah akan fokus memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang bekerja di sektor pangan dan energi.

โ€œPresiden sudah mencanangkan program ketahanan pangan, efisiensi energi, ketersediaan air, penurunan migrasi. Jadi, ke depan kita akan melakukan LPDP untuk daerah-daerah tersebut,โ€ ujarnya saat ditemui Kementerian Pembangunan Manusia. dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (5/11/2024).

Menurut Satrio, hal ini untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan ketahanan pangan, efisiensi energi, dan imigrasi.

Jadi, ketika dia keluar dan bekerja di mana-mana, dia bisa membangun Indonesia, menyediakan pangan, energi, air, imigrasi dan sebagainya, katanya.

Read More : Persidangan Ungkap Dugaan Peran Budi Said sebagai Dalang Rekayasa Transaksi Emas Antam

Selain itu, Satrio menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang berupaya membangun lembaga yang kuat di Indonesia, sehingga kedepannya dapat mengintegrasikan kekuatan alumni LPDP yang lahir dan tercipta di Indonesia.

โ€œKalau kita punya industri yang kuat, para penerima beasiswa LPDP bisa kembali ke tanah air dan bekerja bersama kita. Ketika mereka dulu di sana, kita syukuri mereka bisa membantu kita membangun industri di sini atau yang lain masuk ke dunia, bisa. Itu A cabang di sini atau pabrik di sini, tidak masalah,โ€ ujarnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *