Jakarta, Beritasatu.com – Seorang pejabat Argentina mendesak Lionel Messi untuk meminta maaf setelah rekan-rekannya di tim nasional melontarkan hinaan rasial kepada pemain Prancis Kylian Mbappe saat ia merayakan kemenangan di Copa America.
Read More : Istimewanya Rolex Pemberian Prabowo untuk Timnas yang Bekuk China
Seorang pejabat pemerintah Argentina mengatakan Messi, yang merupakan kapten tim, dan presiden federasi sepak bola negara itu, Claudio Tapia, harus meminta maaf setelah video yang dibagikan di media sosial menunjukkan beberapa pemain Argentina menyanyikan nyanyian rasis tentang pemain Prancis dari Afrika. keturunan, Kylian Mbappe. .
Pemain yang dituding menjadi biang keladi perilaku negatif tersebut adalah Enzo Fernandez. Sang gelandang mengaku sangat menyesali kejadian tersebut.
Klub Liga Premier asuhan Enzo Fernandez, Chelsea, mengatakan mereka akan mengambil tindakan atas perilaku pemain berusia 23 tahun itu. Klub asal London itu pun menegaskan sama sekali tidak bisa menerima perilaku diskriminatif.
Dalam video tersebut tidak terlihat jelas apakah Messi menyanyikan lagu yang mengejek tersebut. Namun, Wakil Menteri Olahraga Argentina Julio Garro mengatakan kapten yang baru saja membawa negaranya menjuarai Copa America itu sebaiknya meminta maaf.
Kapten tim nasional juga harus meminta maaf atas kasus ini. Presiden AFA (Asosiasi Sepak Bola Argentina) juga harus melakukan ini, kata Garro dalam pernyataan radio.
Read More : Timnas U-20 Asuhan Indra Sjafri Akan Jalani Pemusatan Latihan di IKN
“Saya pikir itu pantas. “Kasus ini menempatkan kita sebagai negara pada posisi yang buruk, padahal banyak keberhasilan yang telah kita capai,” ujarnya lagi.
Argentina mengalahkan Kolombia 1-0 pada hari Minggu di Miami Gardens, Florida. Sebuah video yang diunggah di Instagram memperlihatkan Fernandez dan para pemain Argentina bernyanyi tentang tim Prancis saat mereka merayakan kemenangan Copa America 2024.