Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai kemungkinan Partai Persatuan Pembangunan atau PPP bergabung dengan koalisi petinggi Indonesia (Kim).
Read More : Pemkot Bogor Gerak Cepat! Revitalisasi Lapangan Taman Manunggal Rampung, Jadi Spot Baru Warga!
Tuturan PPP yang tergabung dalam koalisi pendukung calon wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan dibahas lebih lanjut dalam pembahasan internal partai pendukung Prabowo-Gibran.
“Jadi untuk bergabung dengan KIM pasti ada pembahasan internal di lingkungan Aliansi Advent Indonesia,” kata Airlangga kepada Beritasatu.com di acara halalbihalal Partai Golkar, Angkatan Reformasi Pemuda Indonesia (AMPI). ) di Hotel Double Tree by Hilton, Jakarta, Selasa (16/4/2024) malam.
Airlangga menilai Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono merupakan salah satu orang yang berbeda dengan kegiatan Partai Golkar.
Rapat partai (halalbihalal Golkar Idul Fitri) kemarin merupakan ajang silaturahmi partai. Dan terbuka untuk semua orang, kata Airlangga.
Tokoh yang juga menjabat Menteri Perekonomian ini mengaku belum bisa berbicara mengenai pembahasan internal KIM mengenai perundingan bergabung dengan PPP.
Sebelumnya, Wakil Ketua PPP Muhammad Mardiono memberikan sinyal kuat bahwa dirinya siap bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran selanjutnya.
Read More : Kapan Sidang Isbat 1 Ramadhan 2025? Ini Jadwal Resminya
Pak Mardiono berkata: Alasan ingin bergabung dengan Prabowo-Gibran untuk membangun Indonesia adalah persahabatan.
“Iya iya, jadi untuk membangun Indonesia harus bersinergi,” kata Mardiono kepada Beritasatu.com usai menghadiri acara halalbihalal Idul Fitri 1445 Hijriah di Kantor DPP Partai Golkar di Slipi Jakarta, Senin (15/4/2024). ). ). ) di malam hari.
Kehadiran Pak Mardiono juga diharapkan memberi sinyal bahwa partai pengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD bergerak menuju Aliansi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung Prabowo-Gibran.