Jakarta, Beritasatu.com. Pakar keamanan siber Alphonse Tanujaya mengatakan jika pelaku kejahatan atau pemain judi online (judol) melakukan perlawanan terhadap pemerintah dengan meretas beberapa situs, maka hal itu perlu dilawan. Hal ini dikarenakan pengaruh judo online sangat buruk.

Read More : Usra Hendra Bantah Diberhentikan dari Dubes Nigeria Akibat Dugaan Kasus Pelecehan

“Jika ini merupakan bentuk perlawanan karena pemerintah menutup perjudian online, maka hal itu perlu dihadapi. Karena perjudian online sudah sangat menghancurkan masyarakat,” kata Alphonse kepada Beritasatu.com, Jumat (7/12/2024).

Ia juga mengatakan, beberapa situs pemerintah diretas karena pemeliharaan situs yang tidak disiplin.

“Pemeliharaan situs yang tidak disiplin dapat menyebabkan serangan terhadap situs web pemerintah. Kelemahan keamanan yang seharusnya dijaga dan diperbarui secara berkala, tidak diperbarui sehingga memungkinkan terjadinya peretasan dan peretasan,” jelasnya.

Pendiri PT Akuncom mengapresiasi langkah pemerintah yang terus memberantas perjudian online dan berharap dapat terus menggunakan cara-cara yang efektif untuk memberantas perjudian online.

Diketahui bahwa pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Perjudian Internet (Satgas), yang akan memblokir alamat IP dari Kamboja dan Filipina dan mengambil tindakan terhadap operator perjudian online di Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga telah mengunjungi Google untuk membentuk platform bersama untuk membasmi perjudian online dan bahkan ledakan SMS berima.

“Ledakan SMS hanyalah salah satu bagian dari literasi digital dan literasi keuangan bagi masyarakat dan akan berdampak jangka panjang jika dipadukan dengan kegiatan literasi lainnya. Jadi tidak memberikan hasil yang instan,” kata Alphonse.

Kunjungan ke Google juga menunjukkan kepada Google bahwa pemerintah sangat serius dalam menyelesaikan masalah perjudian online dan semoga Google juga dapat membantu.

Sebelumnya diketahui situs Kementerian Agama (Kemenag), pemerintah provinsi, dan lembaga pendidikan diretas dengan menampilkan iklan situs perjudian.

Read More : 3 Isu Ekonomi Ini Diusulkan Kadin untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com pada Kamis malam (11/07/2024), website Kementerian Agama www.tashih.kemenag.go.id menampilkan situs slot Gacor. Kemenag mengetahui dugaan tersebut dan segera melaporkan perbaikannya.

“Maaf, website sedang dalam perbaikan,” tulis kemenag.go.id.

Kemudian website Bapenda Tulungagung di www.bapenda.tulangang.go.id. Kemunculan Internet dengan domain ini menjadi situs judi online.

Hal serupa juga terjadi pada website pemerintah kota Malang yang mengiklankan situs slot online Gacor.

Tak hanya lembaga negara, beberapa website lembaga pendidikan pun ikut diretas. Dari mesin pencari terlihat website SMK Negeri 2 Depok Sleman, Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung dan Politeknik Piksi Ganesha Indonesia mempromosikan situs perjudian.

Serangan terhadap situs perjudian online mungkin merupakan respons terhadap upaya serius pemerintah dalam memberantas perjudian online.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Ari Setiadi mengatakan Kementerian Komunikasi dan Informatika di bawah kepemimpinannya atau sejak 17 Juli 2023 hingga 21 Mei 2024 menghapus 1.904.246 game online.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *