Semarang, Beritasatu.com – Seorang siswa SMK Negeri 4 Semarang yang tertembak rupanya ingin menyerang polisi yang membubarkan pertandingan. Kapolres Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan, kejadian itu terjadi pada Minggu pagi (24/12/2024).ย
Read More : Banjir dan Kriminalitas Jadi PR, Sahroni Ingatkan Janji Pramono-Rano
Menurut Kombes Irwan, saat itu terjadi tiga peristiwa tawuran di lokasi berbeda.
Minggu pagi kemarin ditangani laporan tiga peristiwa Antargeng Vecht, diantaranya reaksi di Kota Semarang, di kawasan Gayamsari, Utara -Semarang dan di Semarang Barat. Di tangan ketiga ini ada beberapa yang kami amankan dan kami laporkan sebagai tersangka. ,โ ujarnya Irwan di ruang kerjanya, Senin (25/12/2024).
Ia kemudian menjelaskan, ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka di kawasan Gayamsari. Kemudian mereka dilukai di Semarang Utara, namun pelakunya tidak tertangkap. Sedangkan korban berinisial GRO (17) dalam kejadian Semarang Barat berada di dekat kawasan Paramount.
“Di Semarang Barat ada 12 anak yang kami periksa, empat di antaranya tersangka. Mereka berasal dari dua kelompok berbeda, geng Seroja dan geng Hoekdijk. Korban pojok sudut. Kami juga melindungi dengan tajam,” jelasnya di luar.
Saat kejadian, lanjut Irwan, ada petugas polisi yang mendatangi rumah tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Melihat keributan tersebut, anggota Satrernarkoba Polrestabes Semarang hendak berpisah.
Menurut dia, anggota tersebut justru menyerang untuk memasang tembakan peringatan dan akhirnya menembak ke arah korban.
Read More : Dorong Literasi Pasar Modal, BEI Kembali Gelar CMSE 2024
“Saat kedua komplotan ini berkelahi, muncul polisi. Kemudian dilakukan upaya untuk memisahkannya, namun ternyata polisi menyerang hingga diambil tindakan tegas,” kata Irwan.
Gro -Vlachtoffer tertembak di bagian pinggul, saat itu polisi sedang membantu anggota geng Seroja. Kemudian di RSUP Dr. Cariaadi ternyata tidak ada yang mengenali korban sehingga identitasnya baru diketahui sekitar pukul 10.00 dan diberitahukan kepada keluarga korban.
โYang ditembak, pinggul korban kena. – Tim juga tidak mengenalinya,โ ujarnya.
Saat ini, penyelidikan terhadap pelajar yang tewas masih terus dilakukan, termasuk permintaan keterangan kepada petugas polisi pelaku penembakan. Penelitian ras di lokasi lain juga dilakukan.