Jakarta, Beritasu dot com -pdp presiden DPP mengatakan bahwa Abdullah telah mengklaim bahwa tidak ada konsesi antara Prabovo Subiento, presiden Prabovo Subiento dan Presiden PDIP Megawati Sokaroputri.

Read More : Soal Jatah Menteri di Kabinet Baru, PSI Serahkan ke Prabowo

“Saya harus menekankan bahwa hubungan yang baik dari kedua karakter tersebut telah dinyatakan oleh yang diduga diduga diduga diduga dugaan tuduhan.

Dia mengatakan bahwa pertemuan itu disebabkan oleh persahabatan lama antara Prabovo dan Megawati, tanpa harus mengaitkan tuntutan hukum yang diberikan ke Heato. Megawati menghormati proses hukum dan berharap bahwa penegakan hukum akan menjadi komandan.

“Itulah sebabnya pernyataannya (Megawat) sekarang tidak menggambarkan Barter sebagai bentuk ikan hasto. Tidak ada apa -apa, dan tidak ada bentuk hukum mega,” kata.

Selain itu, harapan Magawati sebagai pemimpin nasional adalah bahwa ketika tiba saatnya untuk merumuskan kebijakan hukum yang kuat, itu menjadi pelopor dan memiliki dampak positif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Read More : 2 Anggota DPR Diperiksa KPK Terkait Kasus Dana CSR Bank Indonesia

Dia berkata, “Harapan ini ada dalam ambisi kami. Hubungan baik antara Mega dan Presiden Prabovo didasarkan pada persahabatan lama yang tidak pernah rusak,” tambahnya.

Pada saat yang sama, pertemuan Prabovo-Mevagatti lebih kuat dan elit PDIP dan Girindra diakui. Pertemuan tersebut dikabarkan akan berlanjut dalam waktu dekat dan menyesuaikan jadwal statistik nasional.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *