Jakarta, prestasikaryamandiri.co.id – PDI Perjuangan (PDIP) menggelar sekolah hukum yang diikuti kader dan calon anggota parlemen terpilih daerah pemilihan DKI Jakarta pada Jumat (14/6/2024) di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta.

Guru Besar Hukum Tata Negara Mahfud MD didaulat menjadi keynote speaker dalam acara yang juga dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan ratusan pengurus PDIP dari berbagai daerah.

Dalam pidato pembukaannya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, sekolah hukum partai juga merupakan wujud keteguhan sikap PDI Perjuangan dalam membangun negara hukum dibandingkan negara kekuasaan.

Oleh karena itu, konstruksi hukum nasional dibahas secara mendalam, meliputi etika hukum, aspek hukum acara pidana, pembahasan hukum pidana dan perdata, pelembagaan sistem hukum, dan tanggung jawab aparat penegak hukum.

Oleh karena itu, sebagai pihak yang konsisten membangun supremasi hukum, sangat penting bagi kita untuk memahami generasi para founding fathers bangsa dalam kaitannya dengan sistem hukum nasional, jelasnya.

Hasto kemudian merujuk pada pertanyaan MD Mahfud yang menyampaikan keynote speaker tentang reformasi sistem hukum nasional di sekolah partai pada 13 Oktober 2022.

Saat itu, seluruh jajaran PDIP melihat berbagai persoalan bangsa terkait eksistensi negara yang seluruhnya disusun berdasarkan konsep supremasi hukum berdasarkan ideologi Pancasila yang berlandaskan konstitusi.

Hasto menjelaskan, Sekolah Hukum PDIP akan dilaksanakan setiap hari Jumat sepanjang bulan tersebut dan diikuti oleh seluruh calon anggota parlemen terpilih baik di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota serta dilaksanakan secara daring.

Menurut Hasto, Ketum Megawati dari PDIP ingin hadir langsung. “Bu Megavati antusias sekali, sampai kemarin dia bilang ke saya kalau saya juga mau kuliah hukum. “Kemudian kami sampaikan bahwa acara ini merupakan acara hybrid sehingga bisa diikuti secara online,” tutupnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *