Jakarta, Beritasatu.com – Pemimpin Tertinggi Umat Katolik, Paus Fransiskus, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah menerima beliau dalam kunjungan apostoliknya ke Indonesia mulai 3 September 2024. Paus Fransiskus merasakan keramahtamahan yang luar biasa dari para umat Katolik. masyarakat Indonesia sehingga rangkaian acara tersebut dapat terlaksana tanpa kendala hingga Misa Kudus di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (9/5/2024).

Read More : Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Akan Hadiri Puncak HUT ke-60 Golkar Hari ini

“Kunjungan saya hampir selesai. Saya ingin menyampaikan kegembiraan dan rasa syukur yang sebesar-besarnya atas keramahtamahan saudara yang luar biasa. Terima kasih Bapak Presiden (Jokowi) dan kepada seluruh bangsa Indonesia,” kata Paus Fransiskus usai merayakan Misa Kudus di Stadion GBK, Senayan. Jakarta, Kamis sore.

Paus Fransiskus juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Uskup Agung Ignasi, Kardinal Suhario dari Jakarta, dan Konferensi Waligereja Katolik Indonesia (KWI). Diakuinya, Suharyo dan KWI juga memberikan pelayanan yang besar kepada umat Katolik di negara besar seperti Indonesia.

Paus Fransiskus berkata: “Terima kasih kepada para biarawati. Para wanita pemberani. Para wanita hebat. Terima kasih kepada para religius dan relawan yang mengungkapkan kasih khusus mereka kepada para lansia, bagi mereka yang sakit, dan bagi semua orang yang berdoa.”

Diketahui, Liturgi Ilahi di GBK merupakan kegiatan terakhir Paus Fransiskus di Indonesia. Sebelumnya, Paus Fransiskus bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, pejabat pemerintah, tokoh agama, uskup, imam, biarawati, pendeta gereja, generasi muda, dan penyandang disabilitas. Paus Fransiskus juga mengunjungi Masjid Istiqlal di Jakarta.

Dalam Misa Kudus di Stadion GBK, Paus Fransiskus menyapa puluhan ribu umat Katolik dengan biarawan besutan PT Bindad di Stadion Madya GBK dan Stadion Utama GBK. Umat ​​​​Katolik juga menyambut Paus Fransiskus dengan sorak-sorai saat mereka menyanyikan himne “Vicca el Papa,” “Christ the King” dan “Hail Mary.”

Umat ​​​​Katolik pun mengibarkan bendera merah putih dan bendera Vatikan. Paus Fransiskus pun tersenyum dan memberkati umat Katolik yang hadir di GBK.

Dalam khotbahnya, Paus Fransiskus berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk tidak lelah bermimpi dan membangun peradaban yang damai. Menurut Paus Fransiskus, Indonesia begitu indah keberagamannya sehingga harus terus mengedepankan persaudaraan dan persatuan.

Read More : Bus Tabrak Kereta Kargo di Peru, 4 Tewas 30 Luka-luka

“Saudara-saudara, saya juga ingin mengatakan kepada kalian, kepada bangsa ini, kepada nusantara yang menakjubkan dan beragam ini, jangan bosan-bosan berlayar dan menebar jala, jangan lelah bermimpi dan membangun peradaban persaudaraan yang damai. lagi”, tutup Paus Fransiskus.

Sekitar 86.000 umat Katolik dari seluruh Indonesia menghadiri Misa Kudus bersama Paus Fransiskus ini. Liturgi Ilahi ini akan dilaksanakan di dua stadion berbeda di kompleks SUGBK, yakni di Stadion Utama GBK berkapasitas 60.000 orang, dan di Stadion Tengah GBK sebanyak 26.000 orang.

Misa bersama Paus Fransiskus kali ini menjadi momen spesial bagi umat Katolik, mengingat kesempatan bertemu Paus secara langsung di Indonesia sangat jarang. Kunjungan terakhir Paus ke Indonesia adalah pada tahun 1989.

Meski acara Misa Kudus ini terbuka untuk umum, namun hanya mereka yang memiliki gelang yang bisa masuk ke Stadion Utama GBK dan Stadion Madea. Bagi yang tidak bisa hadir secara langsung, misa bisa dihadiri secara langsung. Setiap orang diharapkan mampu membaca seluruh instruksi.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *