Tel Aviv, prestasikaryamandiri.co.id – Sumber militer Israel mengatakan, pasukan khusus mereka baru-baru ini memasuki wilayah Lebanon. Namun, Israel belum memutuskan untuk melancarkan perang darat melawan milisi Hizbullah.

Pasukan khusus Israel ini memasuki Lebanon melalui terowongan yang digali Hizbullah di dekat perbatasan, lapor Wall Street Journal mengutip sumber, Senin (30/9/2024).

Pasukan khusus ini bertanggung jawab mengumpulkan informasi tentang posisi Hizbullah di dekat perbatasan, serta mengidentifikasi terowongan dan infrastruktur milisi. Informasi ini merupakan bagian dari persiapan serangan udara dan darat.

Amir Avivi, perwira senior militer Israel yang masih menerima pemberitahuan dari tentara, mengatakan skenario perang darat antara Israel dan Lebanon bisa saja terjadi dalam waktu dekat.

“Tentara Israel bersiap dengan hati-hati sebelum melancarkan serangan,” kata Avivi. 

“Secara umum mereka selalu mendampingi kegiatan gugus tugas. Itu bagian dari keseluruhan proses,” ujarnya.

Ahli strategi perang Israel Tal Beeri memperkirakan bahwa jaringan terowongan Hizbullah memiliki panjang total beberapa ratus kilometer. Kelompok ini pernah menggali terowongan langsung ke Israel, namun ditemukan dan dihancurkan oleh IDF selama Operasi Perisai Utara pada Januari 2019.

Namun, sumber New York Times mengatakan bahwa Israel belum memutuskan untuk melancarkan serangan darat besar-besaran terhadap Hizbullah. Israel mendapat tekanan kuat dari Amerika Serikat, yang mendesaknya untuk tidak memperburuk situasi di perbatasan dengan Lebanon.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant membuat pernyataan drastis pada hari yang sama. “Pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah adalah langkah yang sangat penting. Tapi itu bukanlah segalanya. Kami akan menggunakan semua kemampuan yang kami miliki,” katanya saat berkunjung ke Brigade Lapis Baja ke-188 dan Brigade Infanteri Golani di utara Israel. . 

“Kami menggunakan segala cara yang diperlukan, dengan kekuatan udara, laut, dan darat,” tegasnya.

Anggota parlemen Hizbullah Naim Qassem hari ini mengatakan bahwa kelompoknya siap menghadapi perang darat Israel di Lebanon. Dia menekankan bahwa Tel Aviv tidak dapat mencapai tujuannya.

Israel baru-baru ini meningkatkan serangan udaranya terhadap Hizbullah di Lebanon, menewaskan sejumlah komandan senior kelompok tersebut, yang berpuncak pada serangan yang menewaskan Nasrallah. Foto-foto yang dirilis IDF pada Minggu (29/9/2024) menunjukkan 10 dari 11 petinggi militer Hizbullah telah tersingkir (terbunuh).

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *