JAKARTA, BERITASATU.COM – Partai Bangun Nasional (PKB) Muhaimin Iskandar (bahkan IMMIN) telah menyerahkan partainya kepada Menteri dan Kabinet Presiden Prabovo Subianto keputusan. Menurut IMMIN, PKB tidak memiliki kekuatan untuk menentukan makanan, komposisi dan staf kabinet Prabovo-Gibran.
Read More : Rumah di Bojonegoro Produksi Senpi untuk KKB Papua sejak 5 Tahun Lalu
“Berbicara tentang kabinet, PKB sama sekali tidak memiliki kekuatan. Yang absolut adalah presiden hak prerogatif,” kata Imin di kantor PKB DPP pada hari Rabu (18.9.2024), Jalan Raden Saleh, Jakarta Tengah.
Bahkan IMM mengakui bahwa PKB adalah tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa pemerintah Prabovo-Gibran bisa lancar dan efisien. Namun, ia menekankan bahwa PKB tidak berhak mengganggu kabinet, yang merupakan hak prerogatif dari presiden yang dipilih.
“Kami secara moral bertanggung jawab bahwa pemerintah yang akan datang sangat membantu dalam memastikan kemakmuran, kemakmuran dan keamanan. Namun, sehubungan dengan kabinet, PKB tidak merasa perlu untuk mengganggu presiden.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Gingin Ahmads Muzani menyetujui jumlah kementerian di Kabinet Nabovo-Gibrobro. Menurut Muse, jumlah kementerian baru akan membahas Prabovo dengan kepemimpinan Partai Politik Koalisi Indonesia (KIM), termasuk PKB.
Muzani menjelaskan bahwa tujuan menambahkan kementerian adalah untuk meningkatkan efektivitas pemerintah dalam mengimplementasikan program -program yang diterapkan.
Read More : Anggota JAD Ditangkap di Demak Dinilai Lebih Berbahaya dari Kelompok Teroris Aman Abdurrahman
“Ada kementerian yang akan dipisahkan dan beberapa disatukan. Jumlah total akan meningkat sejak saat ini, tetapi lebih banyak detail masih dibahas,” Selasa (17.7.2024.
Muzans juga meminta masyarakat untuk bersabar dengan jumlah, komposisi, dan kata-kata menteri selama prabovo-gibrobro. Saat ini, hal -hal ini masih dibentuk oleh Prabovo Subianto dan timnya dengan pihak -pihak terkait.
“Proses ini membutuhkan waktu. Pak Pribovo masih mendengarkan pandangan semua pihak, terutama partai koalisi. Seiring waktu, Pak Prabovo akan membuat keputusan terbaik untuk masa depan,” pungkas Muzana.