Pangandaran, Beritasatu.com – Gempa berkekuatan 6,5 SR yang berpusat di laut selatan Garut, Jawa Barat, juga melanda beberapa wilayah seperti Tasikmalaya, Siam, Banjar, dan Pangandaran.

Read More : ⁠Cara Cek Lokasi Tukar Uang Baru Terdekat Hanya dengan Ponsel

Kawasan pantai dan hotel ramai pengunjung pada Minggu (28/4/2024) sore, meski suasana utamanya sepertinya mengarah ke Pangandaran.

Pantauan Beritasatu.com di kawasan itu, wisatawan dari berbagai daerah masih terlihat menikmati liburan akhir pekan di Pantai Barat Pangandaran. Pasca gempa berkekuatan 6,5 SR yang melanda laut di kawasan Garut, mereka masih melanjutkan aktivitas normal mulai dari bermain pasir, berenang hingga naik perahu menuju pasir putih.

Wisatawan berbondong-bondong datang ke Pantai Pangandaran bahkan pasca gempa pada Sabtu malam. Faktanya, banyak hotel yang masih banyak penghuninya.

General Manager (GM) Hotel Palma Harrison, Angga mengatakan, gempa di Pangandaran tidak terlalu berdampak pada tamu hotelnya. Karena kecil kemungkinan gempa akan menimbulkan tsunami, maka di Pangandaran masih dianggap aman untuk ditinggali atau berwisata.

Berdasarkan informasi BMKG, kekuatan gempa 6,5 ​​skala Richter dan tidak ada kemungkinan terjadi tsunami, sehingga pengunjung di sini masih bisa menikmati akhir pekan di Pangandaran dengan tenang, kata Angga, Minggu (28/4/2021). 2024).

Menurut dia, meski warga hotel dan wisatawan panik saat gempa terjadi, pihaknya membantu mereka keluar dari kamar hotel dan mengambil tindakan agar wisatawan tetap tenang.

“Kami melakukan langkah-langkah untuk menjaga ketenangan warga hotel. Setelah itu kami juga memberikan edukasi kepada warga, bangunan hotel ini bangunan konvensional, artinya sudah diuji coba,” ujarnya.

Read More : Dunia Maya Jadi Pertarungan Pabrikan Otomotif, Wuling Langsung Sukses Raih Penghargaan

Sementara itu, salah satu wisatawan asal Bandung, Nike, mengaku sedang berada di kamar hotelnya saat gempa terjadi. Dia dan keluarganya segera meninggalkan kamar.

Menurut dia, meski panik, ia dan keluarga tetap tenang karena kecil kemungkinan gempa yang berpusat di Garut akan memicu tsunami.

“Saya awalnya takut dan panik. Tapi setelah melihat keterangan BMKG ternyata tidak ada kemungkinan terjadi tsunami. Kemudian kami selalu dilatih oleh pihak hotel untuk tetap tenang,” kata Naik.

Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar pengunjung pantai Pangandaran sudah kembali normal dan melanjutkan aktivitas. Wisatawan juga diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati jika terjadi gempa susulan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *