Jakarta, Beritasatu.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis pada perdagangan Selasa 14 Mei 2024. Meski dibuka positif, IHSG melemah dan terjerumus ke teritori negatif. Pasar saat ini berada dalam kondisi wait and see, menunggu rilis data eksternal penting, khususnya inflasi AS besok.
Read More : Korban Pelecehan Oknum Dokter di Persada Hospital Malang Bertambah
Mengomentari pergerakan pasar yang masih fluktuatif, CEO Adviser Praska Putrantio menyarankan investor/trader untuk fokus pada beberapa sektor saham mulai dari energi hingga konsumen pada pekan ini.
“Kalau menurut saya sektornya energi, bahan baku/bahan baku, lalu barang konsumsi dan industri. “Ini sektor yang menarik untuk diwaspadai,” kata Praska Putrantio dalam Pembukaan Pasar Investor edisi Selasa (14/5/2024).
Menurut Praska, bagi sektor pengguna seperti emiten PT Indofood Sukses Makmur (INDF), rekrutmen merupakan hal yang sangat menarik. Pasalnya, harga saham sudah mencapai titik terendah.
Sementara di sektor transportasi, lanjutnya, pelaku pasar bisa melirik saham Astra International (ASII) untuk sektor industri, karena harganya sedang turun sehingga investor bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk investasi jangka menengah dan panjang
Read More : Homestay dan Vila Semakin Marak, PHRI Yogyakarta Resah
“Sebenarnya tekanan terhadap saham ASII ini karena turunnya rilis kinerja anak perusahaannya seperti ITMB dan UNTR yang sempat membaik signifikan pasca rilis laporan keuangannya yang turun, tapi menurut saya ini adalah peluang” . Dia menjelaskan.
Selain itu, Praska juga menyoroti sektor saham batu bara seperti Indo Tambangaria Mega (ITMG) dan Adaro Energy (ADRO) yang secara teknis menarik. Sementara untuk sektor saham komoditas, ia menyarankan Merdeka Copper Gold (MDKA) dan Aneka Tambang (ANTM) untuk mengumpulkan para pelaku pasar.