Jakarta, BUNTRITASU.com – Wacanany Telequojat tentang televerik telozatic, yang digunakan oleh seorang istri. Dia mengatakan, video itu adalah bagian dari panggilan video dan berpikir bahwa ada pria dan pria.
Read More : Warga Subang Gelar Salat Gaib di Lokasi Kecelakaan Bus Rombongan Siswa SMK Lingga Kencana
Tangan orang tersebut terungkap setelah tes – layar video. Abhmanyu percaya bahwa video itu bukan hasil dari seorang insinyur.
Abhmanyu menjelaskan bahwa video tersebut telah memotong pelanggar distribusi untuk menunjukkan tanda -tanda tubuh yang tidak kompatibel untuk menunjukkan kepada publik.
“Video ini dinonaktifkan untuk bersinar,” katanya dalam sebuah wawancara di stasiun YouTube, Minggu (8/25/2024).
Selain itu, Abimanyu menjelaskan bahwa video yang didistribusikan video adalah bagian dari negosiasi video antara wanita dalam video dan penumpang.
“Karena video ini tidak memiliki video, asal yang lain tidak dapat menentukannya. Namun, tergantung pada survei, video ini berasal dari panggilan video,” muncul.
“Video ini telah didistribusikan di media sosial, tersangka adalah kepentingan nyata hari ini, bukan seorang insinyur,” Abhmanyu Wacjoojat.
Sebelumnya, video 1 menit dan kedua menunjukkan bahwa Azizah Sirsha menjadi atau salah dengan kata sandi teman.
Dalam video itu, jumlah penjualan Azizah menunjukkan tubuhnya saat melakukan panggilan video.
Read More : Mobil Listrik Nissan Buatan China Masuk ASEAN 2026, RI Termasuk?
Video ini mulai mengunduh video x @wqyumn ini, yang juga dikenal sering mengirim video kerusakan lainnya.
“Perhentian publik adalah video azizah,” tulis akun itu Kamis (8/22/2024).
Dalam video, doa terlihat di White Wet, sementara panggilan video menunjukkan foto hitam tanpa suara. Aucululululagagagai mengangkat bajuku dengan inci dari kanan, dan bagian -bagiannya.
Pada suatu waktu berbeda, doa Aziizah ditolak sinyal dalam video. Pernyataan ini adalah pengacara yang dibuat, Lega Marthinata, ketika media telah menghubunginya pada hari Sabtu (8/24/2024).
“Video minat telah tersebar dalam beberapa hari terakhir adalah kebohongan dan tipuan,” kata Iga Mardata.