Jakarta, Beritasatu.com – Guru Besar Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Profesor Subejo mengaku optimistis Indonesia mampu mencapai kemandirian pangan nasional melalui berbagai upaya yang bisa dilakukan.
Read More : Isu Politik Terkini: DPR Sahkan Revisi UU DKJ hingga Pramono Anung Respons Dukungan Jokowi ke Ridwan Kamil
“Kalau kita bekerja sungguh-sungguh, semua mendukung, kebijakan mendukung, sumber daya manusia lebih baik, dan inovasi bagus, saya optimis kita punya kemampuan untuk benar-benar mandiri,” kata Subejo kepada Beritasatu.com, Senin (online). 8/12/2024).
Pangan merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting bagi kesejahteraan, kesehatan dan kecerdasan bangsa. Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mencapai kemandirian pangan karena tingginya permintaan pangan dan menurunnya produksi.
Subejo mengungkapkan beberapa upaya yang bisa dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pemerintah dapat mengoptimalkan infrastruktur air, irigasi, dan pengelolaan pertanian yang lebih baik.
Selain itu, optimalisasi lahan tanaman dan sumber air juga menjadi dua hal yang bisa dilakukan. Upaya tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap kemandirian pangan di tingkat nasional, khususnya bahan pangan utama seperti beras dan jagung.
“Tentu tidak semua produknya mentah, setidaknya makanan utama kita seperti nasi, jagung, daging misalnya. Kalau kedelai mungkin tidak mudah,” tambah Subejo.
Read More : Blt Rp500 Ribu Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima
Oleh karena itu, Indonesia dinilai bisa mencapai kemandirian pangan nasional karena ada beberapa solusi yang bisa dilakukan. Upaya pemerintah yang paling berhasil dapat dilanjutkan, namun langkah-langkah yang tidak memadai dapat dievaluasi dengan pilihan lain.
“Saya kira itu sangat mungkin, dengan upaya yang serius,” tutupnya.