Tangerang, Beritasatu.com – Pabrik perakitan produk kelistrikan di Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, terbakar, Senin (6/5/2024). Karena khawatir akan bertambah, para pekerja yang bekerja pun keluar. Diduga kebakaran terjadi akibat obor las yang tersangkut tumpukan plastik.

Read More : Andrew Andika Wajib Nafkahi Anak Rp 20 Juta Per Bulan setelah Resmi Bercerai dari Tengku Dewi

Pantauan Beritasatu.com, asap tebal masih mengepul dari pabrik perakitan barang elektronik yang terbakar. Banyak petugas pemadam kebakaran juga terlihat berusaha memadamkan api di lantai dua pabrik tersebut.

Saat kami khawatir api akan membesar, banyak pekerja yang akhirnya dipecat dari pabrik. Operasional pabrik akhirnya terhenti sejenak agar proses pemadaman api bisa berjalan lancar.

Salah satu karyawan perseroan, Febri mengatakan, sebelum kebakaran terjadi, pihaknya sedang melakukan perbaikan gedung di lantai dua. Elektroda las yang membentur plastik menyebabkan nyala api.

“Posisi saya saat itu sedang bongkar produk lalu terjadi kebakaran saat kami sedang mengelas di lantai dua, tiba-tiba plastiknya terbakar. Api langsung besar, semua pekerja kaget saat melihat api,” ujarnya. Beritasatu. .com.

Tiga unit pemadam kebakaran dari Kabupaten Tangerang dikerahkan untuk kejadian tersebut. Meski sempat terkendala karena minimnya sumber air, api akhirnya bisa padam setelah para pemimpin bertempur selama tiga jam.

Danru Damkar Curug, Andi Lala mengatakan, kebakaran saat ini diduga berasal dari api las akibat pekerjaan renovasi gedung pabrik di lantai dua yang memakan tumpukan plastik di lantai satu.

Read More : Ariel Tatum Tertantang Perankan Tokoh Pelakor pada Film La Tahzan

“Ini gedung tempat penyimpanan produk elektronik, saat ini diduga api berasal dari pekerjaan pengelasan di pabrik lantai dua. Satu gedung terbakar, hanya dua gedung,” jelasnya.

Menurut Andi, meski kebakaran terjadi saat pekerja sedang bekerja, namun tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Seluruh pekerja dievakuasi sebelum kebakaran terjadi.

“Kami turunkan tiga mobil pemadam kebakaran, satu dari Pos Damkar Tigaraksa, dua dari Mako Curug. Kendalanya hanya kekurangan air, makanya kami bawa air ke lokasi,” ujarnya.

Meski tidak ada korban jiwa atau luka, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Peristiwa kebakaran pabrik perakitan elektronik ini tengah diselidiki Satreskrim Polresta Tangerang.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *