CIJPAMTSK, Bertasatu.com – Lalu lintas Shiran atau cara untuk makan Lebaran Lebaran secara resmi disediakan oleh satu mil (km) 263 Pejan -pemallang. Sebelumnya, suatu sistem diterapkan pada KM 70 pada tol Jakarta-Cikapk ke KM 280 Palmanan-Kanci (Palikanci). Perpanjangan ini dilakukan oleh Polisi Nasional untuk menunggu kegembiraan uang mobil untuk menyoroti aliran bukit.
Read More : Denda Jentik Nyamuk di Jakarta Diterapkan Bertahap
Penerapan cara dalam satu cara, sejak 11:45 dan pengantar pertama untuk Kmarta-Cipa-Cipasampek adalah KM 188 Cipali Toll Road. Perpanjangan ke KM 263 Pejan Pemalang Toll, memutuskan setelah mempertimbangkan pertumbuhan proses lalu lintas.
Berdasarkan data dari Kikampk Utama Bold Volum, pemantauan di kantor JASA MARGA, telah menjadi pendakian besar yang dicatat pada hari Kamis (27/27/2025) di 20.30 WIB. Mobil totasi memasuki Panduan Pedoman Target Palimanan mencapai 61.339, ketika mobil itu keluar di Jakarta, 5 551 unit. Dalam edisi ketiga, 29346 unit memasuki mobil terbelakang, saat memasuki mobil, menabrak unit 30.227.
Dibandingkan dengan data pada 26 Maret 2025 yang memasuki ukuran mobil, jika mobil, jika mobil, jika mobil menunjukkan pertumbuhan yang besar.
Selain itu, Pt Jasa Marga (Persero) TBK tidak sebanyak 955.923 dalam idulitis idulitis Idulitri Woodsight (21-617 Maret 2025).
Read More : Irish Bella Mengaku Khawatir Punya Pipi Chubby
Koleksi gambar pelat lalu lintas yang muncul dalam empat keadaan utama, yang merupakan cjampa utamo (untuk banduga tol), dan tol Ciawi port (ke atas).
Wartawan yang memantau Berasatu.com di lapangan menunjukkan bahwa ukuran kemacetan lalu lintas terikat oleh mobil pribadi dan bus yang membawa penumpang. Dengan perpanjangan perpanjangan sistem jalan diperkirakan akan berjalan dengan baik dan mengurangi bahaya stres pada titik yang rentan.