Jakarta, Beritasatu.com – Kontingen Indonesia langsung mengamankan peringkat ke-46 Olimpiade Paris 2024 setelah Veddriq Leonardo mengamankan medali emas nomor panjat cepat putra, Kamis (8/8/2024).

Read More : Wali Kota Bogor Dedie A Rachim Luncurkan LBH dan Lekraf BAS

Keberhasilan tersebut menambah perolehan medali Indonesia yang sebelumnya hanya menempati peringkat ke-72 setelah meraih perunggu atas Gregoria Mariska Tunjung. Kini Indonesia berada di peringkat 46 bersama Austria, Republik Ceko, Guatemala, dan Norwegia.

Veddriq Leonardo sukses meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 setelah menjadi juara pada kategori panjat cepat putra pada Kamis (8/8/2024).

Bertanding di Le Bourget Sport Climbing Venue, Paris, Veddriq lolos ke final dan menghadapi Wu Peng dari Tingkok. Pada laga final, Veddriq menjadi pemenang dengan catatan waktu 4,75 detik dan lawannya 4,77 detik.

Sam Watson dari Amerika Serikat meraih medali perunggu setelah mengalahkan Reza Alipour dari Iran di perebutan tempat ketiga. Sam Watson mencatatkan waktu 4,74 detik. Sedangkan lawannya 4,88 detik.

Pertarungan Vedrik hari ini dimulai di babak perempat final dengan kemenangan Bassa Mawem dari Perancis. Dalam delapan ronde terakhir, atlet asal Pontianak ini mencatatkan waktu 4,88 detik. Sedangkan lawannya hanya 5,26 detik.

Di babak semifinal, Veddriq bertemu Reza Alipour dari Iran. Veddrick pun mendapatkan tiket terakhirnya setelah membukukan waktu 4,78 detik. Sedangkan lawannya hanya 4,84 detik.

Read More : Mantan Kapten Anggap Megawati dan Red Sparks Bukan Lawan Terberat

Di babak terakhir, Veddriq harus bertemu atlet Tiongkok Wu Peng. Dia melaju ke final setelah mengalahkan Matteo Zurloni dari Italia di perempat final dan Sam Watson dari Amerika Serikat di semifinal. 

Indonesia mengirimkan dua atletnya pada kompetisi speed climbing putra. Namun Rahmad Adi Mulyono gagal melaju ke babak perempat final. Pada nomor sprint putri, Indonesia juga mengirimkan dua wakilnya yakni Rajiah Sallsabillah dan Desak Made Made Rita Kusuma Dewi. Namun keduanya gagal meraih medali.

Desak Made tersingkir di perempat final. Sementara Rajiah tumbang di babak semifinal. Pada perebutan medali perunggu, ia kalah dari wakil Polandia.          

  

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *